Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 5, 2024

Perjalanan

Gambar
Siang berganti malam Bulan sembunyi dibalik awan Angin berhembus perlahan Derap langkah pengembara kehidupan Peluh basahi kerah pakaian Lelah tampak pada wajah pejalan Susuri satu persatu anak tangga Menghitung usia semakin senja Entah, berapa beban dosa yang tertimbang? Berapa kebaikan yang akan memberatkan? Jurangmangu 09052024

"'Sang Pejabat""

 Prolog Reformasi birokrasi yang   sudah beberapa saat dicanangkan pemerintah dan secara bertahap diterapkan telah menjadikan proses perekrutan, pengembangan,   mutasi dan promosi SDM dilakukan dengan pendekatan meritokrasi. Melalui pendekatan ini pengelolaan SDM didasarkan pada kompetensi dan kemampuan pegawai. Menurut hikayat, konsep meritrokrasi ini pada awalnya diperkenalkan oleh filsuf Aristoteles dan Plato (gak tahu bener atau gak)   yang menyatakan bahwasanya sebuah negara seharusnya dipimpin oleh orang-orang yang paling pandai, paling baik dan paling berprestasi. Dalam pendekatan meritokrasi, semua orang dalam organisasi mempunyai kesempatan yang sama untuk berkembang, mendapatkan promosi dan mutasi (tentu saja dengan catatan sesuai kebijakan organisasi). Tak ada lagi (semoga) pengembangan dan promosi yang dilakukan semata karena urut kacang, senioritas, gender dan/atau kedekatan kandidat dengan pejabat (dalam bahasa debat kandidat beberapa saat lalu, ini ...