Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 26, 2021

Critical Pedagogy

“Biasa ‘kan ganti pejabat ya ganti kebijakan”, celetuk bu Doktor Anita pada salah satu grup WhatsApp yang sedari pagi riuh beberpa waktu yang lalu ketika menanggapi program MBKM-nya om Nadiem.     MBKM, Mahasiswa Belajar Kampus Merdeka. Terobosan pak Menteri yang ternyata tidak sesederhana nama yang digaungkan. Banyak komponen yang harus dikaji, dievaluasi dan direvisi sehingga memaksa para pelaku pendidikan untuk benar-benar paham esensinya sebelum ikut serta dalam implementasi kebijakan tersebut agar tujuan yang diharapkan tercapai maksimal.   Dari filsafat ilmu Pendidikan, kata ‘merdeka’ merupakan salah satu implementasi teori Paulo Freire tentang  ‘critical pedagogy’  atau ‘pedagogi kritis’. Pelajar distimulasi agar dapat berpikir kritis terhadap perkembangan sosial dalam bidang pendidikan, khususnya pada sistem, kebijakan, dan atau metode pengajaran (pedagogi) dalam arti luas. Pendidikan yang mengajarkan keadilan, kesejahteraan sosial dan demokrasi yang tid...

DESEMBER: CERITA DAN AIR MATA

Senin sore di penghujung Desember 2021,   Hujan masih menyisakan aroma sejuknya … Hari-hari yang cukup melelahkan, dengan berbagai tenggat akhir dan awal tahun.   Aku beranjak dari meja kerjaku; Laptop yang masih menyala, tumpukan kertas, peralatan tulis, air es pada 2 botol beling dengan masing-masing tersisa setengahnya, kudapan dan gawai yang tersambung pada saklar listrik dalam posisi  ‘charging’   Aku melirik ke jam dinding sejenak, pukul 17.25 … lalu mendekat ke jendela, menyibak tirai putih tipis yang sedari tadi bergerak mengikuti irama angin …    Ah … bau tanah tersiram hujan selalu mampu menenangkan penat …    Aku membuang pandang ke luar, menghadiahkan netra dengan tanaman-tanaman hijau yang berjejer rapi pada pot-pot keramik besar di teras …    Sudah dua lustrum berlalu, namun cerita di penghujung Desember satu dasawarsa yang lalu masih tetap bergala.   “You know what? I can’t stop thinking of you here! I really miss you...