Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jack Subarja

Penyakit Pes/ Sampar (Black Death)

Ada tiga jenis pes berdasarkan pada bagian mana dari tubuh yang terlibat, yaitu v Bubonic plague yang menimbulkan gejala pembesaran kelenjar getah bening. Pes jenis ini adalah yang paling umum ditemui. v Pneumonic plague disebabkan oleh infeksi bakteri yang telah menyebar hingga paru-paru. Tipe ini paling jarang namun paling mematikan. v Septicemic plague dimana bakteri berkembangbiak dalam darah penderita. Penyakit ini menyebar dengan mudah di area yang padat, memiliki sistem sanitasi buruk, serta area yang memiliki populasi hewan pengerat yang cukup tinggi, khususnya tikus, misalnya pedesaan dan semi pedesaan di Asia. Jumlah manusia yang pernah terinfeksi dengan jumlah terbesar adalah di Afrika. Di Indonesia sendiri hingga tahun 2010 terdapat 5 kabupaten yang menjadi wilayah fokus Pes, yaitu Kabupaten Pasuruan (Jatim), Sleman (DI Yogyakarta), Boyolali (Jateng), serta Bandung dan Cirebon (Jabar). Penyebab Pes Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis...

The Black Death

Black Death (Wabah Hitam) yang terjadi pada Zaman Pertengahan ( Middle Ages ) mulai masuk di Eropa barat sekitar tahun 1347 dan di Inggris pada tahun 1348. Black Death atau pestilencia, atau disebut juga ‘epidemik penyakit’, merupakan bencana kematian terbesar, ‘ magna mortalitas’, (great mortality) pada saat itu dipandang dari sisi jumlah persentase kematian. Pandemik tersebut menghancurkan proporsi populasi atas kejadian tunggal serupa. Salah seorang yang ‘selamat’ dari bencana itu menyebutkan “jumlah yang hidup untuk mengubur yang meninggal sangat sedikit”. Tak seorangpun tahu apa penyebabnya. Akibat yang ditimbulkan sangat dahsyat, tercatat angka 75 – 200 juta orang meninggal dunia di Euroasia dan mencapai puncaknya di Eropa dalam kurun waktu tahun 1346-1353. Banyak teori yang menyebabkan pandemic ini, salah satunya adalah dari analisis DNA dari penduduk di utara dan selatan Eropa yang diterbitkan pada tahun 2010 dan 2011 yang mengindikasikan bahwa pathogen (mikroorganisme p...

Quarantine

Ketika mendengar kata (Karantina) / Quarantine , apa yang terlintas di benak anda? Mungkin orang dengan penyakit menular ( infected desease ) seperti lepra, cacar air ( smallpox ) atau tuberculosis (TBC)? Tapi tahukah anda darimana kata Karantina berasal? Kata Karantina berasal dari bahasa Italia, tepatnya dialek Venesia yaitu ‘ quaranta giorni ’, yang berarti “ empat puluh hari ”. Hal ini berasal dari sejarah ketika kapal-kapal dan orang-orang dilakukan isolasi selama 40 hari sebelum memasuki kota Dubrovnik di Kroatia (saat itu Kroatia dikuasai oleh Italia). Praktik ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan penyakit yang disebut dengan The Black Death. http://www.historyextra.com/feature/your-60-second-guide-facts-black-death-how-when-why