Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 7, 2021

MASA SEKOLAH (1), GURU GEOGRAFI

Suasana kelas sangat lenng saat itu. Baru sekitar setengah penghuni kelas 3-11 sebuah SMA Negeri di Bandung yang telah berada di dalam kelas, padahal pelajaran Geografi akan segera dimulai. Guru mata pelajaran Geografi ini sebenarnya agak kuhindari karena aku belum membayar uang buku yang kubeli dari Pak Azimuth, begitu panggilan kami kepadanya (kami memanggilnya demikian karena ketika Pak Guru ini menjelaskan tentang sudut putar arah angin, gaya tangannya sangat atraktif sehingga kami menjulukinya Pak Azimuth). Agak riskan bagiku kalau hanya sedikit teman-teman yang berada di dalam kelas karena perhatian Pak Azimuth takkan terbagi dan tentu saja aku akan semakin terlihat olehnya. Ketika terdengar suara tapak kaki mendekat ke pintu kelas, jantungku semakin kencang berdetak. Sementara tak ada sedikit pun tanda-tanda teman-teman sekelasku memasuki ruang kelas. “Sebagian anak-anak ada kegiatan OSIS. Genk Boy Band seperti biasa nangkring di kantin.” Bisikan Siti semakin membuat suasana men...

GADIS KECIL BERPONI

Denting di dinding berhitung sepuluh kali Mengagetkan sepi dan gadis kecil berponi sedang menabur bunga berbahan lego sembari komat kamit merapal membetulkan letak nisan dari bantal bungkuk menuliskan: Nina Bobo kemudian dua pelayat datang dengan tawa ceria laki-laki dan perempuan, dari balik meja membawa kembang karangan berhias penat keringat tersemat ucapan: "lagi main apa, Nak?" gadis kecil berponi, matanya sudah berpakaian serba hitam meringkuk peluk menyanyi sendiri.