Postingan

Menampilkan postingan dari November 15, 2020

Yaa Rabbanaa

Code blue Code blue Ruang perawatan anak Seketika suara dari alat pengeras suara ruangan memecah kesunyian Para petugas medis berlarian menuju lokasi yang dituju Aku hanya terpaku menatap gerak langkah cepatnya Untaian doa melesat dari bibir, "semoga semua dalam keadaan baik-baik saja." Beberapa menit kemudian suasana kembali hening  Hingga terlihat kembali para petugas medis yang tadi berjalan bahkan berlari tergesa Aku memberanikan diri menanyakan apa yang terjadi kepada salah satu petugas medis Jawabnya, "satu pasien anak-anak yang sedang dalam perawatan tetiba berhenti detak jantungnya." Lemas kakiku Berdebar jantungku Tak kuasa ku menahan air mata Ya Rabbanaa....

Mimpi Buruk Karenina

  Fitra membuka sebuah amplop yang sedang dipegangnya. Matanya terpusat pada satu tulisan besar yang berada di tengah kertas. Kekesalan tergurat jelas di wajahnya. Kemudian kertas itu diremasnya. Tak ingin berlama-lama di bangunan sekolah bertingkat itu, Fitra melangkah keluar dari sekolah itu. Langkahnya cepat karena menahan kekesalan. Sesampainya di tempat parkir Fitra masuk ke dalam mobilnya. Ia tidak langsung menyalakan mesin mobilnya melainkan duduk di depan setir. Kemudian ia membuka tasnya dan mengambil ponsel. Dicarinya sekolah-sekolah dasar yang dipikirnya bisa mendaftarkan Karenina, anaknya. Sudah setengah jam lebih, Fitra berada di dalam mobilnya, namun belum ada satu pun sekolah yang menurutnya cocok untuk Karenina. Dari mulai waktu pendaftaran yang sudah selesai, lokasi yang jauh dari rumahnya sampai biaya yang terlalu mahal baginya. Perasaan stres mulai menyerang pikiran Fitra. Ia bingung harus ke mana lagi mencari sekolah untuk Karenina. Akhirnya Fitra memutu...