Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 20, 2019

Kopi (badarawuhi (3))

Dia, Yang Padamu Mengikat Setia, Menyecap Pahit dan Manismu Untuk Selalu Terjaga, Melintas Masa Sementara, Aku rela sela di antaranya, Yang terbiasa Oleh Pahitmu Semata menikmati setiap Reguk yang Memantik Bahagia Mungkin, Kau ahlinya, Untuk Membuat Tak ada Yang akan  terluka Karena kau dengan gula pemanis kau dengan pahit semata Terseduh Pada Cangkir dan waktu Berbeda (Ujung harapan,  Oktober 2019)