Jam Kentang
Jam Kentang #kisah ini adalah lanjutan dari artikel di bukannotadinas.com berjudul Wir gehen zusammen ein Kaufen dan Sebuah Sesi --------- Meyr membuka tasnya dan segera menemukan kartu nama Meryam Taqiyya, CFC Financial Consultant +62 812 111 2355 Diberikannya kartu itu kepada Ray sambil tersenyum. "Ray, please keep it for yourself." Meyr berguyon tapi Ray tidak paham. Ray diam diam jadi merasa tersanjung. Meyr sudah pasti menarik hatinya, walaupun ia sudah punya Ara. Dipandangnya gadis semi bule itu hampir tanpa kedip. Meyr tidak peduli. ia pun berlalu agak cepat. Meyr ingin segera menemui ayah dan membalas ledekannya. Di lift ia bertemu Ibu Direktur. Ia sudah cukup akrab dengan Ibu Direktur karena kantornya sudah beberapa kali menjadi konsultan pasar keuangan di sana. Ibu terlihat menawan dengan batik kuningnya. Rambutnya di-blow seperti biasa, tidak lupa hairspray agar tak terlihat berantakan. "Hay, Meyr.." "Oh. Halo Ibu..good ...