LELAKI INI DAN PEREMPUAN ITU, DAN JEDA YANG MENYIKSA
"Aku tidak suka sore ini!" rajuk Perempuan Itu. "Hujan, senja, dan kita akan berjeda" lanjutnya dengan mata yang mulai basah. Suaranya parau. Putus asa. Seketika hampa menerpa. Hanya jemari bertaut mengungkapkan rasa. "Hei, sayang....ini hanya jeda, bukan pisah" bujuk Lelaki Ini. Ada ragu yang coba dikuatkan disana. " Lagian , kita kan bukan Agnes Monica", Lelaki Ini tiba-tiba bergaya menirukan Agnes Monica. Menyanyikan Tak Ada Logika. Perempuan Itu tertawa. Lelaki Ini selalu bisa mengubah lara jadi ceria. Mungkin itu yang membuatnya tergila-gila. Membuatnya gundah, meski hanya berjeda. "Hanya berjeda ya?" yakin Perempuan Itu lagi. Lelaki Ini hanya mengangguk sambil membentuk mulut Badtz-Maru . Minta digigit banget gak sih?. Lucu tauk! . *** Pagi masih muda. Perempuan Itu memarkir mobilnya di halaman kafe itu. A simple hidden favourite place . Langkahnya terhenti ketika titik air menyentuh lengannya. Perempuan Itu menengadah. Hu...