Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 17, 2019

Lauik Sati (Potongan Ke-2)

Astaghfirullah! Izzam! Aaah! Sial! Tunggang langgang Izzam turun dari kasurnya. Mentari sudah sedari tadi meninggi. Memaksa masuk cahaya di celah-celah ventilasi. Digapainya handuk yang tergantung di jeruji. Terpeleset, untung tak jatuh. Lemari plastik yang bersebelahan dengan kamar mandi pasai diacaknya. Mencari sesuatu, dapat! Pukul8.50 pagi. Buru-buru sekali Ia mandi. Mandi kerbau, begitu sebutan di Minangkabau untuk orang yang mandi asal-asalan. Pemuda 22 tahun itu keluar dari kamar mandi dengan nafas menderu. Digapainya telepon pintar di atas lemari. Mati. Sial! Ia lupa men-cas semalam. Cepat-cepat Ia beralih pada jam yang tadi sempat dikeluarkan. Pukul 8.55. Aaaah! Handuk biru yang biasa Ia pakai mandi dilemparkan begitu saja di atas galon. Dompet, name tag , kunci motor, dan kacamata sudah dalam genggamannya. Disambarnya helm KYT merah yang Ia beli sewaktu meninggalkan Jogja. Tas hitam lusuh yang menemani perjalanan kuliahnya 4 tahun lalu sudah di punggung. Sempat Ia b...