Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 8, 2022

Tentang Lebaran (2)

  #3 Tadinya ku rasa kau, Cenayang  yang akan mengerti, Saat pesan dari ku  Hanya menuliskan namamu saja, maknanya, Bahwa rindu telah menjelma menjadi lara, Bahwa menuliskan  dan mengeja Sekedar nama  telah menghadirkan bahagia  Kau mungkin  tak perlu menjawabnya, kalau kau tak menginginkannya  #4 aku kasihan padamu, Musim liburan ini, tak bisa pergi kemana mana, karena sepanjangan waktu hilir mudik, di pikiranku, kapan kau kasihan padaku?

Tentang Lebaran

#1 Kayuh langkah setapak setapak pelahan, mengeja rambu jarak tempuh di tepian jalan, Satu persatu batas kota terlewati Seperti obrolan idul Fitri yang menghitung, nama tersisa dari teman kerabat dan famili  "Si A telah  tiga bulan lalu pergi  bapak B mangkat selepas bulan haji bude C sebulan lalu  mati" mati akan selalu menjadi misteri, Tahun depan, Akankah kita masih bisa  berbincang, Atau  tinggal sekedar bahan,  Beberapa orang menyebut nama kita,  " Dia telah pergi,   padahal tahun lalu masih ngobrol seperti ini" #2 Setelah salaman, Maka ruang penuh bincang, Hilir mudik bergantian nama, masa dan cerita Hingga tak terasa dosa dosa   menggumpal dalam obrolan, Seperti lemak  rendang, opor ,gule , sate menyusupi darah,  Mengendap,  di sepanjang pembuluh, di akhir senja Ada yang memberat di kepala, Tak jelas sungguh apakah sesal tentang kata-kata  tak guna, Yang berlepasan  tanpa sengaja, Atau muara kele...

TETANGGAMU

Tetangga sebelah mendadak kaya, dapat hadiah, bertumpuk uang tunai dari undian minyak goreng rumahnya dibagusin,  beli segala barang mewah termasuk seperangkat gitar dan bas, plus sound system komplet, mahal. gonjrang-gonjreng, damdem-dandem, jingkrak-jingkrak, nyanyi-nyanyi, bikin single lagu, terus viral tiap hari. Berisik. bukannya tobat,  kemarin malah nambah beli drum, merek baru, kualitas super, bisa bikin album laris tiap hari. Berisik. Dasar tetangga berisik, atau tetangganya yang gak punya tutup kuping? - ekpan - puisi dan sepak bola - 11052022

MU

Benteng setan jebol, berkali-kali diumpat: setan!!! muka setan yang merah merona, memucat masam, berkali-kali setan tenan. - ekpan - puisi dan sepak bola - 10052022