Payungnya, Pak! Payungnya, Bu!
Wahai, kawan Sore ini awan mendung menghiasi langit Jakarta Sesekali kilat menyambar bersahutan Pepohonan melambai dihempas bayu Tahukah kau, kawan Seiring datangnya hujan, aku melihat keceriaan menghiasi wajah anak-anak yang berkerumun di halaman sebuah stasiun kereta Sambil membawa payung aneka warna, mereka menawarkan jasa Payungnya Pak, Payungnya Bu Aku ingin bercerita kepadamu, kawan Tentang masa kecilku yang mirip dengan mereka Ceria di kala hujan tiba Karena membayangkan uang jajan nampak di depan mata Singkat cerita, suatu sore aku dan kawan-kawan berdiri di trotoar sebuah jalan Menunggu angkutan kota berhenti di hadapan Sebuah payung erat dalam genggaman Sedangkan tubuh, basah oleh air hujan Betapa bahagianya aku, kawan Ketika ada seseorang yang memakai jasa ojek payungku Ku ikuti langkahnya hingga tiba di sebuah halaman rumah Kemudian menerima sejumlah uang yang diberikan Tentu saja saat itu aku menggigil kedinginan, Bibir membiru, kulit jari keripu...