Karet Gelang Sang Adik – Bagian Keempat (Terakhir)
Sepuluh Tahun Kemudian... Di salah satu sudut premium Jakarta, sebuah restoran keluarga yang hangat dan modern sedang merayakan hari jadinya yang kelima. Restoran itu bernama "Garis Merapi". Nama itu diambil untuk menghormati asal-usul dan sejarah hidup pemiliknya. Di dalam kantornya yang nyaman, seorang pria muda berpakaian rapi sedang memeriksa laporan keuangan. Ia adalah Kari. Berkat bimbingan Bu Arini dan kerja kerasnya yang tak kenal lelah, Kari berhasil menyelesaikan pendidikannya di bidang manajemen perhotelan sambil bekerja paruh waktu. Bu Arini, yang kini ia anggap sebagai ibu angkat, memberikan modal awal baginya untuk membangun usaha ini. Tiba-tiba, pintu terbuka. Seorang gadis muda dengan wajah berseri-seri masuk membawa sebuah map desain. "Kak, lihat! Rancangan untuk cabang kedua kita di Yogyakarta sudah selesai," seru Kara dengan penuh semangat. Kara kini telah tumbuh menjadi seorang arsitek muda yang berbakat. Ia yang dulu hanya mencoret-cor...