Perang Kembang
Perang terberat adalah perang melawan hawa nafsu. Pernyataan ini tentu sudah sangat sering kita dengar. Bahkan ini merupakan salah satu hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu bahwa “Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad (berjuang) melawan dirinya dan hawa nafsunya”. Dalam falsafah Jawa, perang terberat ini digambarkan dalam “perang kembang”. Falsafah ini disampaikan oleh dalang pada pagelaran wayang. Pagelaran wayang memang sebuah hiburan, namun sarat dengan pesan-pesan yang sejatinya merupakan pelajaran untuk diterapkan oleh pemirsanya. Dalam pagelaran pewayangan, p erang kembang adalah suatu episode dimana seorang ksatria dipersiapkan oleh seorang guru sebelum ditugaskan untuk mengemban tugas yang berat . Disinilah, seorang dalang menyampaikan sebuah falsafah kepada pemirsa mengenai pengendalian diri melalui sebuah hiburan. Cerita diawali dengan ditugaskannya seorang ksatria untuk menumpas kejahatan, makar...