Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 21, 2025

it's getting really crowded here

katamu aku suka berasumsi padahal aku lebih suka tidak berada disini katamu kau tidak mencintainya tapi saat bersumpah atas nama Tuhan, maksudmu Tuhan yang mana? curangkah sorot mata lain yang mengundang senyumku? jika ada nama yang lain dalam hening sembah sujudmu? tak peduli jika kau lahir dari dua orang yang tak tahu cara mencintai tak jadi hakmu untuk terus mencaci hati yang selalu memaklumi karena pada akhirnya… luka akan berhenti memaafkan pisau dan dendam tak lagi menyembunyikan dirinya dari rasa takut dan risau jadi siapa di antara kita yang berani untuk lebih dulu akui?

email I can't send

embun pagi mengapa sendu lingkaran hari mengapa absis jangan begitu ini momenku tak peduli aku bukan penulis selamanya kamu abadi dalam karyaku jangan banyak bertanya apa makna dari untaian kata jangan biarkan aku jadi pendusta karena jawabannya akan selalu sama masih kamu yang jadi pemenangnya entah sampai kapan.  

what we did not become

we were not a story that forgot how to end, we were a pause, long enough to breathe yet too short to stay. you were like coming up for fresh air, it’s like I was drowning and you saved me. I chose a life that already knew my name, and you chose silence a love so sincere  it doesn’t make a sound. if there is any mercy in this, it’s that we couldn't break what we never claimed. and if I miss you,  let it be gently, like missing a window after learning how to breathe outside. there's many kind of love, this is the one that doesn’t ask for possession, or a future, it simply exists, quietly, with respect. it was never meant to turn into something we shouldn’t become. not the kind that crosses lines, only the kind that wishes you well, even from a distance.

Duka Kami untuk Sumatera

Malam itu, Malam yang mestinya damai dengan sinar bulan Dan nyanyian binatang malam yang melenakan berganti seketika, Menjadi malam yang tak akan pernah terlupakan   Bayi yang terbuai dalam ayunan, terpekik menjerit Ibu-ibu berteriak, bapak-bapak berlari kalang kabut Ribuan burung terbang riuh menjauh… Rumah, sawah, kendaraan, dalam sekejap hanyut   Malam itu, keheningan malam menjadi gegap gempita Suara gemuruh yang mengalahkan suara badai membahana Yang akhirnya,  hanya terdengar suara takbir bersahutan Allohu akbar…   Sudah berapa meter lumpur menggunung Dan batang raksasa menumpuk Ketika air mulai menyusut, menyisakan perih yang berpaut   Dan di bawah itu, tanahku.. Orang tuaku, abang dan adik-adikku.. Entah sudah berapa banyak air mata tumpah, Dan kepedihan membawa sumpah serapah Semua mencari siapa yang salah   Tapi hidup sebagian kami belum berakhir Kami berpegang erat satu sama lain, Saling men...