Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 26, 2025

Prasangka

Prasangka , Kadang makin tanak Ketika kita membuat jarak Kadang pelahan hilang Seusai sedikit bincang Kadang kian mereda  Setelah bicara terbuka Maka, Seandai tak bisa Tak berprasangka Lekaslah berbincang atau bicara Sebelum semua membuncah jadi prahara

satu hari di bulan oktober

dalam ringkuk kepada Tuhan maaf aku lancang menyebut nama lengkapmu doaku bersajak semata merayu-Nya agar kali ini saja takdir berpihak kepadaku bukan aku memaksa, hanya saja seumur hidup aku mau lihat lesung pipimu. entah nanti kau seatap dengan siapa ah, kuharap itu denganku. entah nanti kau sebut namaku dengan lantang dalam jabat tangan ayahku atau malah kau revisi sumpahmu malam itu kepadaku ah, mungkin hanya Tuhan yang tahu. aku terbiasa jalani duniaku dalam hitam-putih dunia tak banyak warna sampai kamu ada aku diam sebentar sadar kamulah mahakarya-Nya. sepucuk doa menjawab kegelisahanmu dari pembicaraan yang selalu kuhindarkan menepis ketakutanku akan sebuah ikatan  sehingga kita tak harus lagi berjalan di tempat yakin hati sudah kutempatkan pada orang yang tepat. jika tulisan ini sampai di ponselmu suatu hari… kau mungkin sadar bercandaku kali ini menjauh, semata-mata agar seriusku kau ketahui karena tak kan ada langkah mundur untukmu apa yang membuat kita bisa bersama, mak...

Kinerja Ekonomi Indonesia per September 2025

Gambar
27 Oktober 2025   Kinerja Ekonomi Indonesia Hingga 30 September 2025, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia menunjukkan kondisi fiskal yang sehat dan terkendali . Pendapatan negara mencapai Rp1.863,3 Triliun , sebagian besar didukung oleh Penerimaan Pajak dan PNBP. Di sisi belanja, total realisasi mencapai Rp2.234,8 Triliun , dengan alokasi terbesar untuk Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah. Keseimbangan antara pendapatan dan belanja menghasilkan Defisit APBN yang rendah , yaitu Rp371,5 Triliun ($1,56\%$ dari PDB), dan Keseimbangan Primer yang surplus sebesar Rp18,0 Triliun. Ini mencerminkan pengelolaan keuangan negara yang hati-hati dan menjadi fondasi kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Kekuatan ekonomi domestik tercermin dari aktivitas masyarakat dan dunia usaha yang tetap ekspansif . Tren penjualan ritel dan Indeks Aktivitas Manufaktur Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, ditopang ole...