Waktu berlari begitu cepat,
Di bulan yang jumlahnya sedikit,
Namun maknanya terasa lekat,
Menyembuhkan hati yang sakit.
Februari bukan sekadar angka,
Ia adalah jembatan musim,
Tempat kita melepas luka,
Dan merangkai kembali kerajinan batin.
Ada hangat di balik dinginnya,
Ada terang di balik mendung,
Dunia berputar pada porosnya,
Membawa kita terus melambung.
Nikmati setiap detik yang ada,
Sebelum Maret datang mengetuk,
Sebab Februari penuh tanda,
Bagi jiwa yang mau memeluk.
Di bulan yang jumlahnya sedikit,
Namun maknanya terasa lekat,
Menyembuhkan hati yang sakit.
Februari bukan sekadar angka,
Ia adalah jembatan musim,
Tempat kita melepas luka,
Dan merangkai kembali kerajinan batin.
Ada hangat di balik dinginnya,
Ada terang di balik mendung,
Dunia berputar pada porosnya,
Membawa kita terus melambung.
Nikmati setiap detik yang ada,
Sebelum Maret datang mengetuk,
Sebab Februari penuh tanda,
Bagi jiwa yang mau memeluk.
Jakarta, 09 Februari 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar