Uap kopi mengepul di udara,
Menemani pagi yang sedikit dingin,
Februari membawa sejuta suara,
Tentang kenangan yang aku ingin.
Pahit dan manis bercampur satu,
Seperti perjalanan hidup kita,
Terkadang terjebak dalam waktu,
Terkadang terbang tinggi ke angkasa.
Di luar sana hujan mulai turun,
Membasahi kaca jendela,
Aku duduk diam berayun-ayun,
Mengingat senyummu yang bermakna.
Februari adalah saksi bisu,
Tentang rasa yang tak pernah pudar,
Meski musim berganti melulu,
Cintaku padamu tetaplah segar.
Menemani pagi yang sedikit dingin,
Februari membawa sejuta suara,
Tentang kenangan yang aku ingin.
Pahit dan manis bercampur satu,
Seperti perjalanan hidup kita,
Terkadang terjebak dalam waktu,
Terkadang terbang tinggi ke angkasa.
Di luar sana hujan mulai turun,
Membasahi kaca jendela,
Aku duduk diam berayun-ayun,
Mengingat senyummu yang bermakna.
Februari adalah saksi bisu,
Tentang rasa yang tak pernah pudar,
Meski musim berganti melulu,
Cintaku padamu tetaplah segar.
Jakarta, 12 Februari 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar