Tak dapat
kupungkiri, aku terjatuh terlalu dalam
Mencoba menggapai, namun justru tenggelam
Mencoba berteriak, tetapi suaraku menghilang
Di
manakah duka?
Di manakah lara?
Ya… telah
kutelan, kulahap semuanya
Bukan karena kuat
Melainkan karena tak ada pilihan
Biarlah kursi kehidupan bekerja
Sementara aku belajar duduk tanpa berharap
Waktu
menetapkan pertemuan
Bukan untuk memiliki
Melainkan untuk memahami
Bahwa tak semua yang hadir
Ditakdirkan menetap
Dan pada
akhirnya
Aku berdamai dengan sunyi
Menyimpan kata
Tanpa perlu lagi lisan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar