sampai tiba saatnya
kau torehkan hingga ada luka
ntah apa yang harus kulakukan
perih tak tertahankan
Pulih...Pulihlah luka
meski masih membekas
ku coba bertahan, dan tetap ada
ku coba untuk selesai
tapi tak kunjung tergapai
Derai air mata membanjiri pipi
di kala ruang sunyi sepi
tak dapat kuhindari
raga ini pilu tak henti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar