Postingan

Menampilkan postingan dari November 4, 2018

Rasa Sakit Yang Indah

Membaca karya sastra dari berbagai sumber, baik dalam bentuk puisi, pantun, pupuh, gurindam, prosa maupun dalam bentuk lainnya membuat saya merenung, mencoba memahami apa yang hendak disampaikan oleh para penulis. Mencoba mencari pesan Tuhan yang ingin disampaikan lewat berbagai tulisan tersebut. Ketika metafora disampaikan dari bentang bumi makro, maka saya pun mencoba merenunginya dalam bentang bumi mikro saya. Matahari, Bulan, Bintang, dapatkah saya melihat semua itu dalam bumi mikro saya? Ataukah masih tertutup awan yang kelabu sehingga saya belum mampu menyaksikannya? Apakah semua itu karena uap-uap yang menggulung membumbung tinggi menyesakkan dada karena ukurannya telah melebihi dari yang sudah ditetapkan Tuhan? Untuk hal-hal tertentu, penyampaian secara mutasyabihat memang lebih pas dibandingkan bila kita sampaikan secara muhkamat. Berbagai pesan dapat kita sampaikan tanpa menyakiti seseorang. Teguran yang disampaikan dalam balutan kata indah, kadang mampu membuat sese...

Berproseslah

Bila benturan dalam diri masih sering terjadi Dampaknya mengemuka ke luar diri Sulit untuk bisa menyumbang solusi Yang ada hanyalah menjadi  pencetus kelahi Mari sudahi dengan mengenal diri Mengenal jati diri dan mengenal Illahi Robbi Mana mungkin bisa menyelesaikan tugas Bila tak kenal Sang Pemberi Tugas Bila tak segera berproses, kapan kita akan mulai Waktu berjalan terus berlari Bak anak panah terlepas dari busurnya, tak dapat ditarik kembali Bila tak dipeduli, sesal kemudian tak berarti Bila tak mampu berproses sendiri Mintalah bantuan dari sang ahli Bukan berarti berdiam diri Seolah semua bisa dikerjakan sendiri Bila mahar dan amal sudah mencukupi Tentu ada masanya dipertemukan dengan sang ahli Mendapat petunjuk illahi Rabbi Agar berjalan lalu mendaki Siapa mencari akan mendapati Siapa berupaya hasil diberi Siapa tak peduli kerugian menanti Siapa hidup sesuka hati kegamangan menyelimuti Jakarta, 7 November 2018

Ilmu Laduni

Ilmu laduni ilmu yang tinggi Diberikan Allah kepada hamba yang disukai Bukan hanya mengajarkan teori Pengamalannya harus dipenuhi Yang dituntut adalah diri sendiri Bukan menuntut ke luar diri Terus mengupayakan perbaikan di dalam diri Suatu saat bangkit dan menerangi Penjajah takut pemegang ilmu ini Perkembangannya dihabisi Devide et impera digencarkan Agar terpecah persatuan Kelipatan 7 abad adalah tonggak Awal dari suatu kebangkitan Satu hati penerang 1000 manusia Bagi yang sudah bangkit dan tercerahkan 265 juta penduduk Indonesia Memerlukan 265 ribu orang penerang Agar Indonesia bangkit dari keterpurukan Yang sudah berkelindan, perlu diterjang Jakarta, 7 November 2018

Under The Same Sky

Gambar
One afternoon,  a silver haired man wearing a black suit  walking alone in the city center  around Central Station.  I was invisible to him,  while he was right in front of me. The sky had different shades.  On the right it was dark and gloomy, on the left it was bright and blue So my dear, it is the same with you and me. We all live in the same world,  but our lives have different colors. 🌷