Postingan

Menampilkan postingan dengan label tulisan ringan

Dialog antara Aku dan Jendela Kaca

Halo, selamat pagi Sekian lama kita tak jumpa Apakah kau semakin menua hingga terlihat renta?  lihatlah, dedaunan menari-nari  mereka bahagia karena semilir angin sejuk menyapa  sekawanan semut berjalan beriringan di cabang pepohonan Dedaunan itu berpegang erat dalam meniti kehidupan Aku memang menua seiring berlalunya waktu tanpa memberi tahu apalagi sekedar mengingatkanku  ; begitu katamu Namun, meski renta aku bahagia meski kadang duka kerap kali menyapa karena aku menjadi saksi yang datang dan juga yang pergi katamu kemudian Bagaimana denganmu dirimu sendiri? tanyanya kepadaku bukankah kau juga terlihat menua? cobalah berkaca kepadaku helai demi helai rambutmu sebagian memantulkan cahaya garis panjang di keningmu laksana aliran Nil Apakah kamu bahagia? Segelas Aren Latte Coffee Jendela kaca terdiam akupun demikian