Postingan

Menampilkan postingan dari September 1, 2019

Ingat Kesehatanmu, Dik

Ingat kesehatanmu dik,  Kalau bukan kau sendiri  siapa lagi yang peduli  Meski kau muara dari disposisi,  pembaca terakhir mantra sakti "pendapat dan teliti"  Jangan geer kalau kau cukup berarti,  Sehingga memastikanmu sehat  jadi urusan pabrik ini  Nilai dirimu bagi pabrik ini,  Dapat kau lihat dari  bagaimana perlakuan para direksi  Kalau pemeriksaan kesehatan cuma cuma,  hanya untuk mereka,  Maka mungkin berarti kau tak cukup berharga, Kau mungkin hanya remah rengginang,   yang takkan membuat pabrik ini menjadi kaya atau sebaliknya, kehadiranmu tak pernah dianggap menggenapi,  hilangmu takkan terasa mengurangi,  datang atau pergi hanya berarti untuk recehan yang masuk ke kantongmu sendiri, orang sepertimu akan mudah terganti  Ingat kesehatanmu dik, Kalau bukan kau sendiri  siapa lagi yang peduli  Kesehatanmu hanya dijamin asuransi  Yang dipakai seluruh pen...

Instagram

I .Gagap Nampaknya, Kita tamu dari masa lalu,  Beringsut dan tertatih  Memasuki zaman kepunyaan mereka  Mengendap-endap  Menyamarkan gagap cakap  II. Iklan Smartwatch,  Betapa pintar angka dan huruf,  telanjangi semua yang tersembunyi  Apakah detak jantung yang berdegup kencang setiap ku temu mu,  ribuan langkah tertempuh,  perih yang terbakar pada lelarian pengejaran,  dan hatimu , yang tetap saja menjauh ribuan depa  Juga akan terbaca  Kalau demikian halnya,  Biar kusetel saja alarm waktu,  Kapan aku siap mendengar dering penanda  "bergegaslah bangun dan tataplah kenyataan,   dia mungkin lebih indah tergeletak di lemari pajang,   sekedar untuk dilihat dan diingini,   tanpa pernah dipunyai" III. Sempurna  Betapa sempurna hidupmu  beranda mu sesak oleh imaji indahnya kata dan kota,  sajian lezat pada meja perjamuan yang men...

Badarawuhi

Tubuh penari  itu meliuk liuk indah,  Mengikuti gendang irama tetabuhan,  Kian lama pesonanya  kian menyesaki kepalaku,  memberati mataku  Dua cangkir kopi reman, Baru saja ku pesan,  Satu untukku  Satu untuknya,  Namun sesaat ku sesap seteguk,  Tabir di depanku  tetiba terbuka  hari ini, penari itu tak benar benar nyata adanya  ........catatan Bima KKN hari pertama................. Catatan :  Habis baca cerita H orror umor "KKN di Desa Penari" penari yang ada dan tiada Sutikno Slamet, September 2019 .