Postingan

Kryptonite As Roma di Liga Champions

As Roma menjalani musim yang luar biasa di Liga Champions musim ini. Sejak tergabung ke dalam grup neraka bersama Chelsea dan Atletico Madrid, Roma sama sekali tidak diunggulkan bisa melaju ke babak selanjutnya. Faktanya, Roma berhasil lolos dari grup neraka tersebut dengan status sebagai juara grup. Di babak selanjutnya, ketika undian perempat final mempertemukan Roma dengan Barcelona, saya yakin tak seorang pun pengamat memprediksikan mereka bakal lolos, apalgai pada leg pertama di Camp Nou dibabat 4-1. Namun, pasukan Eusibio di Francesco mampu membalikan prediksi dengan menciptakan epic comeback di Olimpico. Sayangnya, langkah Serigala Ibukota Italia itu harus gugur di tangan Liverpool pada semifinal. Kemenangan 4-2 di olimpico semalam tidak mampu memberikan tiket final kepada Roma karena kekalahan 5-2 di leg pertama, akibat kegelimangan Mohammed Salah denagn mencetak 2 gol dan 2 assist. Menyoal kegagalan Roma melaju ke final Liga Champions musim ini, nampaknya klub dari Liga...

SPOILER

Belakangan ini media sosial sedang ramai dengan spoiler, terutama spoiler tentang film. Sesuai namanya, spoiler  ini buat sebagian orang benar-benar 'merusak' suasana, menghilangkan mood bahkan membangkitkan amarah. Bagaimana tidak? rasa penasaran yang telah memenuhi benak dan berharap terpuaskan di empuknya kursi bioskop yang dingin, dengan ditemani popcorn  dan minuman ringan, tiba-tiba hilang karena unggahan seseorang di media sosial yang dengan tanpa rasa berdosa menuliskan detil cerita film tersebut. Semua pertanyaan yang sekian lama diharapkan terjawab dalam durasi 120 menit tiba-tiba dituliskan hanya dalam beberapa baris unggahan. Kesal? buat sebagian orang, iya. Sebagian? iya, karena ada juga yang menganggap spoiler  adalah hal yang biasa saja. Tidak berpengaruh apa-apa, tidak mengurangi niat untuk tetap mengeluarkan sejumlah rupiah untuk tiket bioskop demi tontonan yang sebenarnya sudah diketahui jalan cerita atau kesimpulannya. Saya belum melakukan survei ...

Hal besar dari apa yang disukai

Dulu, saya pernah mendengar sebuah ungkapan, atau apapun namanya, bahwa jika kita memperdalam apa yang kita sukai, suatu hal yg besar mungkin akan   terjadi. Ungkapan tersebut selalu saya ingat, dan tahun lalu saya merasakan hal besar yang terjadi karena apa yang saya sukai. Olah raga, terutama sepak bola, menjadi suatu hal yang sangat saya sukai.   Menonton pertandingan sepak bola mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang biasa, tapi di masa kecil saya, itu menjadi sebuah candu yang membuat saya menjadi ketagihan. Saking terkena candunya saya oleh sepak bola, saya sampai rela menyisihkan uang jajan saya ketika sekolah hanya untuk membeli sebuah tabloid sepak bola demi memperdalam pengetahuan saya tentang apa yang saya sukai. Sejak kecil, bangun malam untuk menonton sebuah pertandingan sepak bola, membeli dan membaca majalah/koran/tabloid terkait sepak bola menjadi kegiatan rutin yang selalu mengisi keseharian aktivitas saya. Pernah suatu ketika, ayah membangunanku t...

Short Getaway: Mercure Simatupang

Gambar
Waktu itu Abi sedang ada acara di Mercure Simatupang. Jadilah saya ingin mengajak mertua saya yg kebetulan lagi di Depok untuk ikut serta ke sana. Padahal abi dapat kamar berdua dengan orang, lha yaudah sekali kali kami book hotel buat sendiri. Maklum, biasanya gratisan XD Saya telpon langsung ke hotelnya. Alhamdulillah gampang tinggal bilang mau kapan dan tipe kamar gitu gitu lah. Trus saya iseng kan, saya minta discount ( corporate rate ) karena suami sy jg ada acara disitu dan nginep disitu. Ditanya kan, perusahaannya apa? Saya jawab dan ternyata emang ada kan. Yaudah mbaknya bilang mau ngimel saya dengan harga awal nanti kalo ada discount dikabarin lg. Saya waktu itu dapat harga satu koma sekian. Lha, trus saya ditelpon dan diemail juga harga barunya (yeiy dapet diskon). Nominal diskonnya seinget saya 450 ribuan gitu. Mayan kan, bisa makan cilok sepanci kayaknya..hehe Padahal ya.. panitia acara juga gatau kayaknya saya mau ke sana. Dan siapa pula saya sampe b...

MOVE !

Belakangan ini saya menekuni olahraga yang selama bertahun-tahun tidak saya sukai: lari . Ya, sebelumnya saya tidak pernah suka lari, indeed  saya berlari, tapi biasanya hanya bagian dari sebuah pemanasan sebelum memulai olahraga yang lain. Saya tidak suka berlari karena nafas saya tidak kuat, gampang ngos-ngos an. Katanya sih lari bisa memperkuat nafas, lah ini baru lari aja sudah ngos-ngos an. Jadinya seperti mana dulu ayam dengan telur :). Lalu kenapa sekarang saya malah rutin berlari?. Awalnya adalah ketika di suatu hari Car Free Day (CFD), istri saya mengajak saya jalan kaki saja karena bosan bersepeda; rutenya itu-itu saja dan menembus ribuan orang yang berjalan tanpa aturan di CFD adalah perjuangan tersendiri bagi pesepeda. Jadilah akhirnya kami berjalan kaki. Setelah beberapa ratus meter berjalan, saya bilang ke istri kalau saya akan menantang diri saya untuk berlari tanpa jeda dari mulai FX Senayan sampai dengan Bundaran HI, dan kemudian menunggunya disana. Ini jelas ...

Kunang-Kunang

Gambar
"Kamu baik-baik saja?"  Suara ini memecah keheningan. Aku masih belum sepenuhnya sadar. Ruangan ini gelap. Satu-satunya cahaya berasal dari tirai tipis, terpasang melapisi jendela raksasa di ruangan yang berdiri 30 meter di atas permukaan tanah. Kuraba tiang metal di sebelah tempat tidur untuk menyalakan lampu baca. Aku suka tidur hanya diterangi cahaya bulan ... atau kerlap-kerlip cahaya ratusan kamar di gedung apartemen seberang. Rasanya seperti hidup dikelilingi kunang-kunang. Orang Skandinavia memang aneh. Semakin tinggi tempat tinggalnya, semakin transparan jendela apartemen mereka. Makan, minum, menulis paper, memasak, mengadakan pesta, menonton film porno, berkebun atau mengobrol ... sepertinya semua orang bisa melihat apa yang dikerjakan tetangga seberang. Di keheningan malam seperti ini, sesekali terdengar suara rusa atau burung hantu dari bukit kecil di antara kompleks bangunan apartemen ini. Kami jauh, tapi terasa dekat. We don't talk, but we know...

juve, storia di un grande amore

Gambar
  Ketika di menit menit akhir pertandingan Buffon kembali memungut bola dari gawang untuk ketiga kalinya, hp saya makin riuh berbunyi tanda banyaknya pesan yang masuk ke inbox saya. Dan deretan kalimat ucapan “selamat” bertubi tubi dari segala penjuru, beberapa di antaranya dengan bumbu gambar dan emoticon yang sadis.     D inihari tadi mungkin bukan harinya juve dan harinya saya. main di kandang pada leg pertama perdelapan final, juve harus mengakui ketangguhan madrid dengan skor telak 0-3. Meski ada leg kedua nanti di kandang madrid, tetapi rasanya peluangnya cukup berat. Bahkan sang ilcapitano , Buffon dalam laman resmi UEFA menyatakan bahwa kemungkinan besar Juve tak akan lolos ke tahap selanjutnya.  bagi saya, dinihari tadi adalah kali pertama dalam beberapa tahun terakhir, bisa menonton siaran langsung juve pada saat dinihari. Bukan karena saya sudah berpaling hati ke lain klub, tapi karena bu menteri kominfo yang di rumah, membatas...