Postingan

Buah Catur

di permainan aku mungkin sekedar bidak, dan kau yang jadi  raja atau menteri nya atau bisa jadi sebaliknya, Tapi seusai permainan, kita sama sama berakhir di sebuah kotak   lalu untuk alasan apa, kita harus berbangga atau bersusah hati... (Gedung Sutikno Slamet, 281223)

Gadis Ketek

Jeng yah.. aku sudah merasa payah, urusan berdusta kaulah juaranya, kau bilang dalam hidupmu akulah satu satunya, teman berbagi keluh kesah dan cerita bahu tempatmu bersandar ketika kau begitu lelah akan dunia tapi tak begitu adanya ku rasa, sebentar saja aku hilap mata langkahmu   telah bebas berkelana menjawab setiap kerlip mata yang memuja  pesonamu yang menyilaukan dunia  dan setiap kali aku diserang cemburu buta kau akan berkata, apakah aku berhak melarang orang lain mencinta Jeng yah, mungkin saja aku telah salah berlebihan menjadikanmu rumah tempat menuju pulang ketika lelah dan payah tapi setiap kali aku kembali pergi melangkah  maka  mereka mengerumunimu  seperti kumpulan lebah yang menemukan kembang mekar yang merekah setiap kali aku bilang aku  marah,' kau selalu berkilah, "' kalau ada yang datang,  tanpa kuundang, apa harus aku yang salah? "' (Kampung Ujung Harapan, 27 November 2023)

Peringatan

Tuan yang punya kuasa, Jika separoh saja dari mereka yang padamu, seperti tak berdaya memilih memendam dalam rasa sakitnya, hingga tumpah ruah dalam aliran doa apakah kau masih berpkir seluruh doa itu, sekedar lafal tersia?

Karena Mengingatmu Harus Menembus Malam

malam ini kabut sangat menggebu pekat dan panjang sepertinya aku tak bisa mengingatmu mungkin esok

Sebuah Asa di Tanah Seberang

Dulu kukira, tanah ini akan menjadi pelabuhan terakhirku, Tempatku mengabdi dan mencari rezeki Sambil sesekali melepas penat, di deretan gedung megah Sambil minum kopi Tak terlintas untuk pergi dari tanah ini, Meninggalkan segala kenyamanan yang bertahun menemani, Suara itu, begitu nyaring terdengar di dalam hati Hei. Bukankah kamu seorang pegawai negeri?? Sumpah jabatan dan bukti pengabdianmu menanti Seorang abdi. Bukankah sudah selayaknya untuk mengabdi? Hati tertunduk mentafakuri diri, Mungkinkah keinginan mengalahkan kewajiban? Tentu nuranilah yang lebih tahu jawaban yang pasti Hari ini kumantapkan hati Impian sejati tak akan pudar, meski kita terjaga Cita-cita murni akan terus berkembang Walau mesti berjibaku dengan tantangan Negeri kita sangat luas Terbentang dari ujung Sumatera hingga Papua Beragam budaya dan kekayaan alam yang melimpah ruah Harus dapat dinikmati oleh seluruh anak bangsa Abaikan segala kenyamanan untuk sementara Tak ada yang sia-sia, selama asa tetap ada

Peron

Kenapa mengeluh  ketika menunggu,  padahal di luaran sana  banyak yang tak punya lagi  tempat pergi   ataupun  pulang   (4 agustus 2023)

Hand of God II

  Peluit akhir pertandingan perempat final Piala Dunia Meksiko 1986 antara Argentina melawan Inggris telah ditiup 37 tahun lalu namun pertandingan tersebut ternyata tak pernah selesai sampai sekarang. Ia terus saja hidup dalam benak para pecinta sepakbola meskipun sosok sentral yang menjadikan pertandingan itu kontroversial sekaligus spesial telah menghadap kepada Sang Maha Pencipta.   Hand of God dan Goal of The Century seperti dua sisi benci dan cinta yang terus saling memantik nyala terang melintas jaman, menolak tenggelam dalam timbunan sejarah. Argentina, Inggris dan Malvinas  Empat tahun setelah Perang Malvinas, Piala Dunia Meksiko 1986 diselenggarakan. Perang antara Argentina melawan Inggris itu bermula dari klaim Argentina atas Pulau Malvinas berdasarkan kedekatan geografis dan budaya mengingat pulau tersebut adalah bekas wilayah Spanyol yang gagal dinasionalisasi pada tahun 1916. Namun Inggris yang menemukan Pulau Malvinas dan saat itu berkuasa atas pulau te...