Badarawuhi (2)
Di ujung lelah, Di antara rebah Penari itu, Datang padaku Dengan Pesona yang menjerat, Bagai kanak kanak, aku menemu riang Dari bermain bayang bayang, hadirnya yang ada dan tiada Sesekali pernah ingin ujung jarinya ku sentuh , gemetarkan tubuhku seluruh, tapi pelahan bayangnya luruh, Hilang, kian menjauh Aku pun diam, bersimpuh antara rela dan luka Mengharap dia benar adanya Menyadari dia benar tiadanya ---------Catatan KKN Bima------ Sutikno Slamet, jelang pulang 19 Sept 2019 Catatan Lanjutan setelah baca cerita H orror umor KKN di Desa Penari