Postingan

Takbir Kemenangan

Gambar
Photo: @qbayyinah Tiada yang lebih indah Selain lantunan Takbir kemenangan Terucap dari lisan manusia beriman Yang hanya mengharap keridhoan Tuhan إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُّبِينًا "Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata." Tiada  yang lebih indah Selain sebuah pemandangan Bershaf-shaf umat dalam lautan barisan Menggemakan Takbir kemudian sujud dalam kekhusyukan Tiada yang lebih indah Dari lelahnya para juru dakwah Dibalasnya ia dengan pahala berlimpah Dan syurga yang dijaminkanNYA Tiada yang lebih pedih Dari letihnya para penebar kebathilan Tersia-sia atas segala perbuatan Untuk memadamkan cahaya Islam وَٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا وَلِقَآءِ ٱلْءَاخِرَةِ حَبِطَتْ أَعْمَٰلُهُمْۚ هَلْ يُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ "Dan orang-orang yang mendustakan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan (mendustakan) adanya pertemuan akhirat, sia-sialah amal mereka. Mereka diberi balasan sesuai dengan apa yang telah m...

Kelak kita akan ditanya

K elak ada masa semua khusuk Mulut tercekat lidah terkunci Nikmat karunia yang dulu tereguk Lahirkan tanya  bertubi tubi Empat perkara semasa di dunia Menuntut jawab tanpa tersisa Tak sempat  bergeser kaki kemana Berdiam memaku, lelah tersiksa Tentang  usia yang dijalani, Bermula lahir berakhir mati Kelak  ditanya tingkah badani Pada bilangan waktu yang terlewati Tentang ilmu yang dimiliki Buah pencarian sepanjang hayat Kelak ditanya apakah berarti Memandu hidup lebih manfaat Tentang harta yang dipunya beragam jumlah dan juga rupa Semua sama akan ditanya dari mana muasal dan untuk apa Tentang jasad yang melekat menjadi merenta selepas muda Sejauh mana telah diperbuat Sebelum ringkihnya tua jadi pembeda cerita dieja berulang ulang Pengingat diri yang sering hilaf Jika pantun  dirasa  lancang Ijinkan diri memohon maaf Ujung Harapan, 22 Juli 2020, 23.33 WIB

Comet Neowise: 7 Millennia Visit

Gambar
Once every 6766 years, a 3 miles giant snowball with blueish ion tail passing us by in silence ... The name is Neowise. Lives longer than me, Longer than you. Older than the Earth. Has been traveling around for 4,6 billion years. Where have you been? Where did you come from? Where would you go? Would you take me home?  Dear Neowise, Should I wait for another 7 millennia? Note: Berita Antara ( Link ) “Lapan: Saksikan Komet Neowise melintas terdekat ke Bumi pada 23 Juli” Photo Credit :  1) Wikipedia (Wikimedia Common) Link 2) NASA/Johns Hopkins APL/Naval Research Lab/Parker Solar Probe/Brendan Gallagher ( https://svs.gsfc.nasa.gov/13661 )

SUDAH JULI

Baskom hijau tengadah di bawah atap temaram, Setia mendoa hujan bulan Juni membasuhi, Meski sudah bulan Juli, Menadah air yang mencintai dengan sederhana, Basah sebelum sempat menyeka, Kering tanpa pernah mengusap, Menahan tumpah, dari deras awan yang mencair, Didera dingin yang tak membawakan jaket tebal, Hanya helai kain putih tiga lapisan, Hujanmu kini sudah terhenti, namun terus saja merinai, di sela-sela hujan kami, Melapisi dinding baskom dengan kerak sajak, Melekat abadi.

Mengenang Sapardi

Pada suatu hari nanti ketika jasadmu tak ada lagi Aku akan membaca kembali sajak-sajakmu dan merasakan bahwa yang fana adalah waktu Hanya kata-kata yang kulihat Tak ada gambarmu Tetapi di antara larik-larik itu Kurasakan tenang hadirmu Aku hanya ingin coba mencintaimu dengan sederhana dengan kata yang tak sempat diungkapkan mentari senja kepada cakrawala yang menjadikannya sirna Dan akhirnya   tak ada yang lebih mengerti dari hujan bulan Juni Dibiarkannya kau mendapatinya kembali tahun ini Menabalkan ketabahan, kebijakan dan kearifannya   sebelum   melepas kepergianmu dengan rintik rindu, jejak kaki dan yang tak terucapkan BK,0720

Soulmate (deja vu)

Tidak seperti sebelumnya Aku jatuh cinta lalu rindu tumbuh dimana-mana Kali ini berbeda Aku telah merindu bahkan sebelum kita bertemu Dan ketika kita jumpa Rindu itu menemukan rumahnya Saat itu yang kuucapkan padamu bukan pernyataan tapi pertanyaan, ‘Berapa lama sudah kita berpisah?’ BK,0720

Puisi untuk The Godfather of Broken Heart

By Ups Mengapa lagulagumu menyayat hati ditinggal kekasih tapi saat menyanyikannya kau bisa bergaya gembira Berapa banyak kau pernah punya kekasih  Mengapa mereka pergi tak lagi mau berjumpa? Apa salahmu? Atau itu semua hanya modus-mu Bersedih dijauhi kekasih Menuai simpati demi menggaet kekasih baru Lalu kaupun kembali ditinggal pergi? Kalau begitu, siapa sebenarnya yang patah hati? Kupikir, yang patah hatilah yang biasanya akan pergi Menjauhi orang yang sangat menyakiti.. Sayang sekali kau telah pergi di lima mei Tak perlu lagi kau jawab pertanyaan kami Kau harus jawab pertanyaan Ilahi Kali ini kaulah yang pergi tak kembali  lewati sewu kuto dari terminal tirtonadi,  menuju banyu langit tinggalkan suket teki   Kau tak perlu lagi patah hati Karna akhirnya bertemu kekasih sejati Semoga Dia  menunggumu di taman surga abadi  (Mungkinkah kau di sana membuat lagu happy untuk kami?) 14 Juli 2020