Rahwana Jatuh Cinta
(Rahwana berdiri di pintu peraduan Shinta. Bicara pada dirinya sendiri) Wahai Shinta, putri titisan Banowati, hatiku terus dilanda rindu aku ingin mendekatimu, untuk sekedar mendengar suaramu saja begitu pun aku sudah senang. karena itu setiap malam, aku datang ke tempat aku menyembunyikanmu, namun yang ku dengar adalah suaramu yang meninggi.... membentak dan mengusirku pergi. bagaimana pun, aku tak pernah jemu, sampai kau mau mengajakku bicara sampai kamu mau membuka hatimu untuk mengenalku, sekedar mengenalku. agar aku bisa menunjukkan isi hatiku padamu. walaupun terlihat dari sinar mata dan caraku menatapmu bagaimana kau bisa tahu? sementara untuk melihatku saja engkau tak mau apakah karena rupaku? atau karena orang sepertiku tak layak mendapatkan cinta? (Rahwana tertunduk, wajahnya murung... matanya yang buas, memudar sendu) aku Rahwana, Raja Negeri Alengka aku terbiasa mendapatkan keinginanku dengan sesuka hati aku memang bukan orang baik tapi aku tetap punya per...