mungkin kita telah lupa
(kado perpisahan untuk sahabat yang berangkat Teh Ika, Mas Aran, Mas Idub, Mas Bagyo dan Mbok Merrin) mungkin kita telah lupa, bagaimana cara kita pertama berjumpa mungkin saja waktu itu, duhai Ika teman perempuanku aku salah satu yang terpaku melihatmu memasuki pintu dengan wajah ayu dan tersipu malu dan menghampiri pegawai satu persatu sambil mengeja pelan namamu Ika kartikawati dari warung jambu mungkin saja waktu itu duhai kawan aran aku orang yang penasaran tentang siapa kah kau pemilik wajah yang menebarkan aura persahabatan, senyum dan wajah nan tampan yang tak lekang oleh zaman, hingga terjawab ketika kau mengulurkan tangan sambil menyebut namamu Aran mungkin saja waktu itu , wahai mas budi dan mas bagyo lelaki rendah hati dalam banyaknya ilmu aku salah satu yang ragu untuk memulai menyapa dulu, takut membuatmu merasa terganggu oleh semua tingkah lakuku dan baru mulai ber...