Postingan

Drupadi (2)

Drupadi, merasa dirinya menjadi maharatu, Ibu Peri  pintar dengan manis tingkah laku, Wajah cantik mempesona sepanjang waktu  Tempat segenap mata dunia tertuju Drupadi Puja dan puji padanya melahirkan congkak, Reputasi sebagai penakluk lelaki tertanam di benak  Ditebarnya pesona pada setiap pijak, Kata dan sikap manis yang menjebak  Dan hati lelaki tak ubah mainan kanak kanak, Direngkuh asik dalam permainan sejenak Lalu setiap bosan mendera, satu persatu dicampak, Kesedihan mereka, menjadi bahan tawa tergelak Drupadi,  Tak takutkah dia akan karma? Satu dua hati yang terluka , akan menyisakan bara, Yang terus akan berkobar menemukan cara  Untuk menjadikan drupadi dinista Seumpama dulu , satu persatu kain penutup raganya  Direnggut dan dicabik tangan kotor dursasana (Bandung, 26 Desember 24)   

Drupadi

Bagaimana mungkin kita bisa seperti mereka, memenuhi senja dengan bersahut kata rindu dan cinta, karena sepanjang cerita yang terenda adalah tentang aku yang menjadikanmu satu satunya sementara kau jadikan aku hanya salah satunya Gedung Sutikno Slamet Lantai 4,  19.00 WIB,   31 Oktober 2024, diiringi  "'mawar jingga"'

Pejuang Dalam Sepi

Ada isak lirih namun masih cukup terdengar di situasi hiruk pikuk pada hari yang dicemas-cemaskan, hari yang dinantikan untuk sebuah kabar kepastian penempatan menyusul tuntasnya masa pendidikan selama tiga tahun terakhir ini. "Yang sabar mas, banyak temannya kok," hiburku kepada teman yang sejak dibacakan nama-nama beserta kota penempatannya langsung memutar kursi, membalikkan badan, meluapkan sesuatu untuk beban yang datangnya sangat tiba-tiba. Jawabannya hanya terlihat sebagai mata yang berkaca-kaca tanpa sepatah kata apapun. Aku harus mengalihkan ke hal lain sebelum tahu pernyataanku betul-betul menambah kerisauan yang menimpanya. Pasti ada sesuatu yang tidak sekedar jarak kota penempatan yang jauh, disebabkan teman-teman lain yang setempatan kotanya terlihat baik-baik saja, bahkan masih bisa menyelipkan canda di tengah kegalauan sebagian besar para alumni yang memang sejak awal perkuliahan sudah diwanti-wanti harus siap untuk ditugaskan di mana saja. Tetapi pada hari pen...

Sunday Pop Culture

Gambar
Hari ini Minggu, 14 Juni 2024. Biasanya saya gereja pagi tapi karena satu dan banyak alasan lainnya maka hari ini diputuskan untuk gereja sore. Dikarenakan cuaca panas dan untuk mengurangi pengeluaran pada akun belanja listrik maka diputuskan untuk menunggu waktu ibadah dimulai sambil ngopi di sebuah mall dekat gereja, sudah adem ACnya kopinya juga gratis karena ditukar komik yang sudah lama nongkrong di lemari buku. Tadinya mau menghabiskan waktu dengan membaca buku. Sudah membawa buku lama "Filosofi Teras" untuk dibaca kembali. Tetapi yang terpegang pertama kali ketika merogoh ke dalam tas adalah kantong kacang bersalut merk Kacang Shanghai Zico produksi Tomohon, Sulawesi Utara yang sisa sepertiga. Alhasil, saya makan kacang sambil scroll HP dan menemukan pernyataan bahwa menulis online adalah salah satu hal yang ROI-nya paling tinggi dan kebanyakan orang lebih nyaman mengunggah poto liburannya dari pada menuliskan opininya di dunia maya karena takut menunjukkan jati diriny...

Interaksi

Jejak selalu menjadi yang tertinggal Kadang juga bukan menjadi yang ditinggal Namun memang perjalanan itu sebuah kepastian Dalam mencari sebuah kenangan kehidupan   Dalam perjalanan yang cukup lama Bukan hal mudah untuk dilupakan Meski suka dan duka dalam makna Hingga sekian purnama pun akan terlewatkan   Interaksi dalam kehidupan akan banyak makna Bukan interaksi dari Tulus yang penuh cinta Interaksi ini penuh makna kehidupan fana Meskipun dalam sebuah fakta dan realita   Namun perjalanan itu akan menjadi akhiran Tanpa aksara dan suara Hingga kehilangan menjadi sebuah oase kenangan Tanpa pamitan dan bara   Jakarta, 06 Oktober 2023 Puisi ini juga bisa dinikmati pada tautan berikut : https://rulyardiansyah.blogspot.com/  

Sepeninggal

 Jejak jejak langkah telah dijalani Adakah tanda kehidupan yang tertinggal Perlukah stempel kehidupan di tandai   Perjalanan hidup akan menjadi guru terbaik Tanpa cela dan tanpa dusta   Kirakah kami yang menetap menjadi nyaman ? Bukankah kehidupan itu berputar   Pencarian diri atas hingar bingar kehidupan Hanya bagian dari sandiwara kehidupan   Bekasi, 16 September 2023 Puisi ini juga bisa di lihat pada tautan berikut  https://rulyardiansyah.blogspot.com/ 

Sang Penghibur

Perkenalkan, namaku Sang Penghibur Perjalanan hidupku di atur atur Kadang ngawur Kadang ngelindur Akulah Sang Penghibur Kadang dibutuhkan Kadang dipertahankan Tidak jarang di abaikan Kadang lemah Iman Sekali lagi ku katakan padamu Akulah Sang Penghibur Jakarta, 16 Mei 2024