Postingan

MERDEKA!

Ketika ku teriakkan kata MERDEKA! Seorang anak putus sekolah menatapku dengan mata berkaca-kaca Seakan ia ingin berkata; aku putus sekolah karna tak punya biaya Ketika ku teriakkan kata MERDEKA! Seorang pengemis renta menatapku dengan tatapan hampa Seakan akan ia ingin berkata; perutku lapar, adakah yang berbelas kasihan mendermakan sedikit harta? Ketika ku teriakkan kata MERDEKA! Seorang TKI yang tubuh dan wajahnya penuh luka menatapku dengan mulut menganga Seakan-akan ia ingin berkata; aku tersiksa di  negara sana, kalian hanya diam seribu bahasa! Ketika ku teriakkan kata MERDEKA! Sejatinya ku tak mengerti maknanya Apakah hari esok kan ku teriakkan kata MERDEKA?

Kemenkeu Kita

Kemenkeu kita adalah inspirasi menjadi energi bangsa Mempersatukan rakyat Indonesia Yang berbeda agama, bahasa, dan budaya Kemenkeu kita menjadi kekuatan bangsa Tuk saling berpegangan Menghalau rintangan Yang datang menerjang Kemenkeu kita mengandung nilai-nilai Integritas, profesional, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan Melayani segenap rakyat indonesia Agar sejahtera dan bermartabat dimata dunia Kemenkeu kita Adalah berkah dari Tuhan Yang Maha Esa Untuk bangsa dan negara Indonesia

DJA (Dibawa Jujur Aja)

Gambar
Kata orang, jujur itu barang langka Tak sembarang orang memilikinya Tak semua orang melakukannya Tak setiap orang menyukainya Jujur, dimiliki oleh pribadi mulia Yang menjadikan kejujuran sebagai prioritas utama Karna jujur disukai Pemilik Semesta Dibenci iblis durjana beserta pasukannya Sebagai abdi negara Sifat jujur harus tertanam di dalam jiwa Karna jujur adalah modal utama Agar terhindar dari perbuatan cela maupun panggilan KPK Terus berusaha dan berdo'a Agar sifat jujur tak sirna dari raga Menjunjung tinggi kejujuran dalam bekerja Di DJA tercinta Dibawa Jujur Aja.... ~ 16 Agustus 2018 ~

Aku dan Diam

Ketika aku berteriak pada deburan ombak yang menghantam  batu karang, hanya letih yang kudapati Ketika aku tertunduk membisu pada keheningan yang menyelimuti seisi alam, kedamaian perlahan merambat mengisi relung sanubari Aku dan diam menjelma menjadi untaian kata yang tak semua orang memahami

Bersolek

Kadang diri ini lupa Bersolek agar terlihat sempurna dalam pandangan manusia Namun, akhlaq yang baik mestilah terjaga Kecantikan dan ketampanan kan sirna Karna memang demikian adanya Kehidupan ini bersifat fana Silahkan bersolek Tak ada larangan Sebagai wujud syukur atas karunia Tuhan Luruskan niat dan sempurnakan ikhtiar Sebagai wujud insan yang beriman

Quo Vadis B20

Gambar
Bagi yang belum paham B20, ini adalah program kewajiban pencampuran BBM dengan biodiesel dengan komposisi 80% BBM dan 20% biodiesel. Pemerintah mempertajam pelaksanaan program ini akibat bengkaknya defisit pada transaksi berjalan Indonesia pada tahun 2018.  Sebenarnya yang dilakukan pemerintah tidak salah yaitu berusaha mengurangi impor BBM dengan cara memproduksi biodiesel dalam jumlah besar. Program B20 inipun telah dilaksanakan sejak 2016 tapi pencapaiannya selalu tersendat-sendat alias tidak pernah tercapai B20 nya. Nah disinilah letak permasalahannya. Biodisel Indonesia di produksi dari CPO atau minyak sawit. Produksi sawit Indonesia berdasarkan statistik sawit tahun 2015 mencapai 30 juta ton untuk tahun 2016 (prediksi). Entah tercapai atau tidak tapi yang jelas Indonesia adalah produsen CPO terbesar dunia dengan market mencapai lebih dari 50%. Berarti supply CPO dunia sebagian besar berasal dari Indonesia. Untuk konsumsi domestik, hanya dibutuhkan sekitar 5 juta ton...

Bersiasat Pada Perubahan

Berabad abad lalu,  Dinosaurus jadi raja belantara Badan besar, cengkeraman gahar  Kekuasaannya menyebar, mengular tenar, Hari ini jejaknya nanar,  Hanya sesekali terlihat pada dongeng dan komik bergambar  Bertahun lalu, Nokia jadi gadget nomor satu,  Yang ada hampir ada di setiap saku,  Meski harga mahal, tapi jaminan mutu,  Hari ini namanya serupa debu,  Hilang tergerus pendatang pendatang baru  Juga bertahun lalu,  Blackberry adalah simbol kemapanan pribadi,  Dipakai untuk menaikan gengsi,  Ping ping ber bagi pin untuk komunikasi  Kini namanya hanya histori,  Mencoba bangkit tapi terlambat lari  Keping cerita menjadi hikmah  Yang tersisih bukan karena ringkih, Yang roboh bukan karena bodoh  Yang terhempas bukan karena lemas  Yang musnah bukan karena lemah  Tetapi karena mereka abai terhadap isyarat zaman,  Bahwa tak ada yang abadi selain perubahan,  ...

Anakku mengira demokrasi

Anakku mengira Demokrasi sekedar ritual Lima tahunan, saat pintu pintu diketuk bergiliran Bagai sinterklas, ada yang membagi dua puluh tiga puluh ribuan ongkos menghapal gambar dan nama,  dan menyoblosnya dikotak suara Anakku mengira demokrasi adalah sekedar mencelup jari di kotak tinta, pertanda tertunai hak suara,  berbangga menjadi pewarta yang berlomba  mengabarkannya ke seluruh penjuru dunia, "ini jariku,  mana jarimu" Anakku mengira demokrasi Adalah sekedar memelihara kesabaran lima tahun menikmati, Hilir mudik para tokoh di kertas suara Memenuhi panggung panggung berita Tentang kegemaran mereka berujar,  hianati nalar, tapi tak tertawar, bertitah seolah atas nama buku dan ilmu, tapi peragu mengacungkan telunjuk mencela Tanpa berkaca, dan menulis  fatwa tanpa membaca, Anakku mengira, Demokrasi,  adalah sekedar kebebasan tanpa tepi, Menafsir kitab suci untuk memaki,  Penghalalan  aib kawan sendiri, Me...