Postingan

Karena Mengingatmu Harus Menembus Malam

malam ini kabut sangat menggebu pekat dan panjang sepertinya aku tak bisa mengingatmu mungkin esok

Sebuah Asa di Tanah Seberang

Dulu kukira, tanah ini akan menjadi pelabuhan terakhirku, Tempatku mengabdi dan mencari rezeki Sambil sesekali melepas penat, di deretan gedung megah Sambil minum kopi Tak terlintas untuk pergi dari tanah ini, Meninggalkan segala kenyamanan yang bertahun menemani, Suara itu, begitu nyaring terdengar di dalam hati Hei. Bukankah kamu seorang pegawai negeri?? Sumpah jabatan dan bukti pengabdianmu menanti Seorang abdi. Bukankah sudah selayaknya untuk mengabdi? Hati tertunduk mentafakuri diri, Mungkinkah keinginan mengalahkan kewajiban? Tentu nuranilah yang lebih tahu jawaban yang pasti Hari ini kumantapkan hati Impian sejati tak akan pudar, meski kita terjaga Cita-cita murni akan terus berkembang Walau mesti berjibaku dengan tantangan Negeri kita sangat luas Terbentang dari ujung Sumatera hingga Papua Beragam budaya dan kekayaan alam yang melimpah ruah Harus dapat dinikmati oleh seluruh anak bangsa Abaikan segala kenyamanan untuk sementara Tak ada yang sia-sia, selama asa tetap ada

Peron

Kenapa mengeluh  ketika menunggu,  padahal di luaran sana  banyak yang tak punya lagi  tempat pergi   ataupun  pulang   (4 agustus 2023)

Hand of God II

  Peluit akhir pertandingan perempat final Piala Dunia Meksiko 1986 antara Argentina melawan Inggris telah ditiup 37 tahun lalu namun pertandingan tersebut ternyata tak pernah selesai sampai sekarang. Ia terus saja hidup dalam benak para pecinta sepakbola meskipun sosok sentral yang menjadikan pertandingan itu kontroversial sekaligus spesial telah menghadap kepada Sang Maha Pencipta.   Hand of God dan Goal of The Century seperti dua sisi benci dan cinta yang terus saling memantik nyala terang melintas jaman, menolak tenggelam dalam timbunan sejarah. Argentina, Inggris dan Malvinas  Empat tahun setelah Perang Malvinas, Piala Dunia Meksiko 1986 diselenggarakan. Perang antara Argentina melawan Inggris itu bermula dari klaim Argentina atas Pulau Malvinas berdasarkan kedekatan geografis dan budaya mengingat pulau tersebut adalah bekas wilayah Spanyol yang gagal dinasionalisasi pada tahun 1916. Namun Inggris yang menemukan Pulau Malvinas dan saat itu berkuasa atas pulau te...

Ada Aku Disini

Gambar
Ketika sayap tak cukup tinggi membawamu terbang menari nari.. Meninggalkan bumi dan semua yang pernah menyakiti… Turunlah kembali, Ada aku di sini… Dengan cerita aku juga bisa membawamu menari nari.. Dengan dekapan hangat aku bisa membawamu terbang tinggi.. Tak perlu Peri untuk mengobati perih.. Tak perlu Dewa untuk mereda kecewa.. Ada aku di sini..

Sekali ini saja, Bunda

Bunda .. Seingatku telah berulang kali kau meminta Jangan pernah lelah untuk mencinta Tanah air tumpah darah kita Tapi sekali ini saja,  bunda Ijinkan aku minta jeda Ijinkan aku untuk lelah sejenak saja Ternyata seperti di buku buku remaja Mereka yang cinta harus rela untuk terluka sekali ini saja, bunda Mungkin besok atau lusa Aku telah kembali terbuai kidung asmarandana Yang menjadikanku rela untuk sekedar memberi  Tanpa pernah berharap meminta  Sekali ini saja, bunda (Ujung Harapan, Bekasi_ Juni 2023)

Selamat Pagi, Dek

Selamat pagi, Dek... Kau pasti masih lelap tertidur, setelah sepanjang malam tadi, hingga menjelang pagi, kau tak henti berkeliaran, dalam pikiran-ku, apakah kau tak pernah lelah? (Bandung, 30 Mei 2023)

LEKAS BERGEGAS SAYANG

Ayuk..... lekas bergegas,sayang, Jangan ragu lagi bimbang  Kuatkan hati tekad terpampang Menjawab tunai panggilan berkumandang  " wahai relawan dan pejuang,  Mari bahu memikul tangan mencencang,  Wujudkan IKN kota masa depan yang cemerlang "  Ayuk..... lekas bergegas, sayang, Tak perlu kau dengar suara sumbang berangkatmu ke pulau seberang,  bukan karena wirang atau kurang,  Tapi satu kehormatan tersandang perintis awal yang akan kekal dalam kenang,  nama yang disebut dengan bangga, berulang  Oleh anak cucu dalam banyak bincang tidakkah terlintas dalam bayang, mereka akan berkata  " kami punya nenek moyang"  begitu tangguh dan berjiwa pemenang  tak risau nelepas kenyamanan yang tersandang  Rela menjadi bagian dari mereka yang menimamg,  Ibukota baru, untuk tumbuh seumpama gerbang,  pembangunan negeri yang makin merata dalam rentang panjang  Antara Rote Hinga miangas, dari Merauke hingga ujung Sabang,  A...