Begal Jakarta vs Begal Sumatera Utara
Sebagai seorang anggota roker (rombongan kereta) adalah hal lumrah jika pagi hari saya selalu turun di stasiun gondangdia untuk kemudian lanjut naik kopaja P20 sampai kantor. Suatu hari datanglah saat apes saya, dimana di P20 tersebut saya dapat tempat duduk dan menaruh tas di depan. Entah kenapa (mungkin karena sudah merasa aman), kewaspadaan saya berkurang sehingga ada orang yang berdirinya mepet-mepet ke saya pun saya tidak curiga. Malah saya bingung karena orang yang duduk di sebelah kiri saya koq resek banged, kaki nya selalu menyentak kaki saya. Saya berpikir “dasar bapak-bapak pagi-pagi uda mau ngajak ribut aja” beruntung saya ngejar absen jadi biarkan saja lah, sebentar lagi juga sampai tujuan. Begitu lewat lapangan banteng, banyak penumpang yang turun termasuk laki-laki yang berdirinya mepet-mepet saya. Kemudian bapak yang disebelah kiri saya celoteh “copet tuh”. Saya sempat terhenyak, tapi dasar insting absen, saya mengabaikan saja. Begitu saya turun dan on th...