Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Review: Cloud Atlas

Gambar
Seberapa lama umumnya kita betah menonton satu film sampai selesai? Umumnya film dibuat tidak lebih dari 2 jam karena setelah itu kita sudah merasa jenuh ingin beranjak ke hal yang lain. Apabila ada film yang dibuat lebih lama dari waktu tersebut, ada beberapa kemungkinannya: editornya galau tidak tahu harus memotong adegan yang mana, ceritanya sudah padat dan tidak bisa dikurangi lagi, filmnya sangat menarik sampai pembuatnya yakin bahwa orang akan menontonnya sampai selesai meski panjang. Saya rasa kemungkinan yang terakhir inilah yang terjadi dengan film Cloud Atlas yang dibuat oleh Wachowski bersaudara. Panjangnya tidak kurang dari 171 menit atau hampir 3 jam. Ini adalah film yang berkisah mengenai 6 cerita berbeda yang terjadi pada era yang berbeda di lokasi-lokasi yang berbeda sepanjang kurun waktu 500 tahun, yaitu 1849 (Pacific Island), 1936 (Cambridge, Edinburgh), 1972 (San Francisco), 2012 (London), 2144 (New Seoul), dan Big Isle (2321). Sejujurnya sampai deng...

Rhesus

Gambar
Kita semua sama, yaitu sama-sama berbeda. Pernahkan terpikir mengapa kita mempunyai golongan darah? Siapakah yang pertama membuat golongan darah? Apakah perlunya? Golongan darah pertama kali diperkenalkan oleh Karl Landsteiner pada tahun 1901. Ia melihat bahwa tidak semua transfusi darah berhasil, dimana beberapa sel darah segera bergumpal setelah dilakukan transfusi, dan ada juga yang tidak bergumpal. Ia segera melakukan penelitian atas beberapa sampel darah, dan menemukan bahwa terdapat protein di semua permukaan sel darah merah, dan protein ini disebut sebagai antigen. Seseorang dengan antigen A akan mempunyai antibodi untuk antigen B pada plasma darahnya. Seseorang dengan antigen B akan mempunyai antibodi untuk melawan antigen A di plasma darahnya. Golongan darah AB mempunyai kedua antigen A dan B, namun tidak mempunyai antibodi A dan B. Sebaliknya, golongan darah O tidak mempunyai antigen A dan B, namun di plasma darahnya terdapat kedua antibodi A dan B. Apakah art...

Tetrachromats

Gambar
Tulisan ini merupakan bagian dari serangkaian tulisan tematik mengenai keajaiban angka 4.  Kali ini saya akan beranjak dari sisi psikis ke alam material atau nyata, yaitu membahas salah satu anggota tubuh kita: mata. Umumnya kita tahu bahwa mata setiap orang tidak sama. Ada yang besar dan kecil, ada yang warnanya hitam, abu-abu, cokelat, hijau, biru, atau kombinasi dari semuanya. Bahkan adakalanya warna mata seseorang berubah karena tergantung kondisi fisiologis tubuhnya, meski biasanya perubahan ini samar atau tidak drastis. Mata tidak hanya berguna untuk pemiliknya melihat dunia sekitar, namun juga berguna untuk orang lain di sekitar kita melihat apa yang tidak kita utarakan melalui kata-kata. Seberapa sering kita mendengar ada yang merasa terganggu dengan cara orang lain memandangnya, atau bagaimana ia merasa ada yang 'mengawasinya' meski kelihatannya sedang sendirian. Tidak bisa dipungkiri bahwa mata adalah jendela jiwa. Mata mengumpulkan informasi dari sek...

Colours

Gambar
  Have you ever thought how colours get their names?  Some colours get their names from flowers (lavender, rose, marigold). Some other get their names from fruits (orange, plum, peach, strawberry). In other times, we get them from drinks (coffee, chocolate, mocha, buttermilk, champagne, cream). Geologists also have their creations (cobalt, gold, silver). Meanwhile, let's not forget soldiers in uniforms (khaki brown, navy blue). Long time ago, royals have their colours too (burgundy, prussian). What about countries? (turqouise, china). And people too (baby pink) 🙂

Empat

Gambar
  Seberapa jauh kita mengenal diri sendiri? Beberapa minggu yang lalu saya mengulas mengenai konsep Johari Window, yaitu teori mengenai hubungan interpesonal dimana Joseph Ingham dan Harry Luft berpendapat bahwa akan selalu ada 4 sisi manusia yang diketahui atau tidak diketahui mengenai dirinya atau orang lain selama berinteraksi satu sama lain. Kuadran arena, façade, blindspot dan unknown ... keempatnya tidak terlepas satu sama lain dan akan selalu bergeser, membesar atau mengecil sepanjang hidup kita ... bahkan mungkin setelah kita tiada di bumi ini lagi. Apabila ditengok ke dalam buku sejarah, kita akan melihat betapa suatu peristiwa akan terasa lain bila diceritakan dari sudut pandang orang-orang yang berbeda ... meskipun mereka sama-sama mengalami peristiwa itu secara bersamaan. Mengapa angka 4 istimewa? Sebab, banyak sistem di dunia ini yang pada dasarnya bekerja dalam 4 kategori. Ada musim panas, musim dingin, musim semi, dan musim gugur. Ada waktu pagi, siang, sore, dan m...

Terompet Malam Tahun Baru

       Seluruh tubuh Parmin berkeringat setelah berkeliling dari kampung ke kampung seharian ini. Parmin menjajakan terompet yang dibuatnya beberapa hari yang lalu bersama istrinya.      Setiap menjelang tahun baru, Parmin mencoba peruntungan dengan berjualan terompet. Berhari-hari Parmin dan istrinya membuat terompet-terompet cantik. Harapan memenuhi pikirannya bahwa tahun ini dia akan mendapatkan tambahan penghasilan dari berjualan terompet.        Sehari-hari Parmin berjualan gorengan di depan Sekolah Dasar Negeri Pelangi. Sambil menunggu anak-anak masuk sekolah kembali, Parmin mencoba perntungan menjual terompet untuk merayakan tahun baru. Tahun sebelumnya, Parmin mendapatkan hasil yang lumayan dari terompetnya.       Dua hari sebelum tahun baru, Parmin sudah mangkal di tempat keramaian dengan harapan orang akan tertarik membeli terompetnya yang berwarna-warni. Namun sayang, setelah Parmin mangkal da...

Efisiensi Pak Jokowi (Tanggapan atas tulisan SuamiSIAGA)

Sedikit tergelitik untuk menanggapi tulisan SuamiSIAGA disini . Dalam tulisannya disebutkan bahwa berdasarkan analisa data yang ada, kegiatan-kegiatan Kementerian/Lembaga masih tergolong kegiatan produktif; dalam artian komposisi biaya utama dan biaya pendukung masih dalam rasio yang wajar. Hal ini tentunya berbeda dengan pernyataan Pak Jokowi yang menyatakan bahwa belanja pendukung lebih dominan daripada belanja inti, dengan memberikan contoh kasus biaya pemulangan TKI.  Meskipun hal tersebut merupakan pendapat pribadi si penulis, tapi menurut saya pendapatnya menarik untuk dikritisi. . Pertama, tentang data. Pak Jokowi secara gamblang membandingkan antara biaya pemulangan TKI yang hanya 500 milyar dengan biaya rapat dan lain-lain yang berjumlah 2,5 milyar. Data ini menurut penulis adalah data di tingkatan komponen dalam artian berbicara di level input.   Masih menurut penulis, sesuai konsep Penganggaran Berbasis Kinerja, seharusnya kita tidak berbicara di level inp...

Membeli Masa Lalu

Kemarin, ketika sedang beres-beres rumah, saya menemukan sebuah walkman  milik istri saya. Sepanjang ingatan saya, saya belum pernah melihat istri saya memakai benda tersebut, baik ketika pacaran maupun setelah menjadi istri saya. Benda itu tergeletak begitu saja bersama handphone-handphone  bekas, kamera lama dan berbagai perangkat elektronik tidak terpakai lainnya. Penasaran apakah benda tersebut masih berfungsi, iseng saya cari kaset lama, headset dan masukkan baterai.... voilaaaa, ternyata walkman tersebut masih berfungsi dengan baik. Istri saya kelihatan senang sekali dan penasaran apa yang sudah saya lakukan untuk membuat salah satu benda kesayangannya kembali berfungsi. Meskipun yang saya lakukan hanya memasukkan 2 buah baterai, tapi saya merahasiakan hal tersebut agar istri saya tetap percaya bahwa saya punya magic hands  dalam memperbaiki benda-benda di rumah. . Seumur-umur punya mobil, saya hanya punya mobil tua. Mungkin ini pengaruh dari orang tua dan aban...

Sedikit Pendapat Untuk Pidato Presiden Joko Widodo Dalam Acara Penyerahan DIPA TA 2018

Gambar
Entah kenapa jadi ada ide buat nulis lagi walaupun peristiwanya sudah beberapa minggu yang lalu, tapi baru sempat ditulis sekarang. Awal mulanya karena rekan diruangan ada yang lagi ngobrolin pidatonya Presiden Joko Widodo saat acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada tanggal 6 Desember 2017 di Istana Kepresidenan Bogor. Sebelumnya saya sudah sempat lihat video itu, tapi jadi semakin penasaran mau menggali lebih dalam khususnya saat Pak Jokowi menyampaikan butir terkait dengan efisiensi. Pak Jokowi kurang-lebih mengatakan seperti ini, “ efisiensi perlu dilakukan pada belanja operasional, honorarium, perjalanan dinas, rapat, dan lain sebagainya. Teliti saat pertama kali menyusun RKA-K/L. Setiap kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan, dan kegiatan intinya adalah pada tahap pelaksanaan, sedangkan yang terjadi di K/L adalah anggaran lebih besar di tahap persiapan atau dapat dikatakan bahwa belanja pendukung lebih dominan dibandingkan bela...