Radio tua memutar lagu lama,
Iramanya sendu menyayat kalbu.
Kita pernah duduk bersama,
Di teras ini saat waktu berdebu.
Kini kursi di sampingku kosong,
Hanya ada cangkir teh yang dingin.
Malam terasa begitu bohong,
Membawa rindu yang tak kuingin.
Kenangan lama berputar kembali,
Seperti film di layar yang hitam.
Waktu tak mungkin bisa dibeli,
Hanya tersisa rasa yang kelam.
Iramanya sendu menyayat kalbu.
Kita pernah duduk bersama,
Di teras ini saat waktu berdebu.
Kini kursi di sampingku kosong,
Hanya ada cangkir teh yang dingin.
Malam terasa begitu bohong,
Membawa rindu yang tak kuingin.
Kenangan lama berputar kembali,
Seperti film di layar yang hitam.
Waktu tak mungkin bisa dibeli,
Hanya tersisa rasa yang kelam.
Biarlah lagu ini berakhir,
Bersama redupnya lilin di meja.
Malam ini duka mengalir,
Menghapus semua tawa yang bersahaja.
Bersama redupnya lilin di meja.
Malam ini duka mengalir,
Menghapus semua tawa yang bersahaja.
Jakarta, 27 Januari 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar