Postingan

Kota besar, serupamu

Gambar
Kota Besar, Gemerlap, Biru Menarik inginku, Menarik rinduku, Tersesat, Hilang arah, Mana jalan datang, Mana celah pulang, Tersimpuh, Hilang sapa, Mana acuh, Mana rengkuh Kota besar Gemerlap Biru, Serupamu Kemarinmu                      Ged.Sutikno Slamet, 19 Sept 2018

Tak perlu menunggu untuk bersyukur

Alkisah ada seorang PNS meninggal dunia. Jabatan terakhir beliau adalah Eselon III. Dari sisi usia, beliau tergolong masih muda, tapi toh  ajal tidak ada hubungannya dengan tua-muda. Setelah selesai ritual awal alam kubur, Malaikat membawa sang PNS berjalan-jalan ke kerajaan Allah. Di Kerajaan Allah dia diperlihatkan dua ruangan yang sangat besar. Dua ruangan tersebut dijaga masing-masing oleh satu malaikat. Bedanya adalah yang satu malaikatnya sangat sibuk mencatat dan menyimpan berkas-berkas dalam rak-rak yang menjulang tinggi, sedangkan malaikat di ruangan yang satu lagi terlihat sangat santai bahkan nyaris tidak mengerjakan apa-apa. Terdorong rasa heran yang sangat, si PNS bertanya "wahai Malaikat, ruangan apakah ini?" "mengapa malaikat penjaganya sangat sibuk?". Dengan tersenyum sang Malaikat menjawab, "ini adalah ruangan permohonan dan permintaan. Disini semua permohonan dan permintaan semua makhluk dicatat dan disampaikan ke Allah". ...

GIVE WAY

Gambar
Give Way atau memberi jalan adalah istilah yang baru gue kenal ketika akan nyetir  di Australia. Akibat tuntutan keadaan, saat disana gue harus beli mobil dan nyetir sendiri. Secara teknis tidak ada kendala karena mobil-mobil disana sama seperti disini, posisi setir di kanan. Kelengkapan dokumen juga tidak masalah, karena ada ketentuan bahwa Surat Ijin Mengemudi (SIM) dari Indonesia cukup diterjemahkan oleh penterjemah tersumpah untuk dapat dipakai sebagai SIM lokal di Australia. Paling gue harus memperhatikan batas kecepatan kendaraan yang berbeda-beda di tiap ruas jalan, tapi ini pun tidak masalah karena ada menu peringatan speed camera di GPS. "eh belajar give way dulu lu !" kata temen gue yang udah lama disana. "Main nyetir aje , kena denda langsung melarat lo!" lanjutnya lagi. "hah? give way?  apaan tuh?" balas gue gak ngerti. Akhirnya temen gue ngejelasin kalo di Australia itu aturan untuk mendapatkan lisensi mengemudi itu tidak mudah. Harus ad...

Terjebak Jargon

Banyak jargon berseliweran di sekitar kita. Bila tak pandai menyikapinya maka kita dapat terjebak di dalamnya. Misal jargon : ‘Pembeli Adalah Raja’. Tulisan ini akan mengulas dari kacamata konsumen saja. Sebagai konsumen, maka reaksi tiap orang tentu saja beragam ketika ada ketidakpuasan dari barang / jasa yang diterima oleh konsumen. Ada yang biasa saja, seolah tidak mengindahkan adanya jargon tersebut. Ada pula yang menyikapinya dengan : ya sudah…. mari kita coba menanyakan ini kepada produsen atau penyedia jasa tersebut. Selain itu ada pula konsumen yang cukup reaktif menanggapi ketidakpuasan tersebut. Untuk tipe konsumen no 3 ini, maka sebaiknya berhati-hati dan lebih mawas diri, karena bisa jadi reaksi yang ditimbulkannya malah merugikan dirinya sendiri. Bisa jadi dia menyikapinya dengan marah-marah, bisa jadi dia menyikapinya dengan gaya ‘bossy’ nya karena merasa “Pembeli adalah Raja”, merasa uangnya bisa membeli apa saja, merasa dia sedang memperjuangkan hak yang seharu...

Menjadi Sama Dengan Dunia

“Jangan kamu melawan arus dik, nanti kamu mati”   -isi kepala saya baru saja-     Entah kenapa kalimat itu keluar dalam pikiran saya, setelah saya menuliskan judul dari tulisan ini. Belakangan ini menjadi sama dengan dunia adalah pilihan yang paling mudah bagi kebanyakan orang, memilih berbeda atau bahkan sekedar terlihat berbeda menjadi ketakutan tersendiri bagi banyak orang. Sepertinya hidup ini hanya ada dua pilihan ikut sini apa ikut sana padahal sebenarnya banyak sekali opsi-opsi yang tersedia bagi kita. Eh, ada sih yang memilih pilihan ketiga, yaitu berdiam diri, tersenyum dan mengangguk-angguk ketika dipojokkan dengan pilihan sini apa sana padahal di dalam hatinya dia memilih opsi keempat atau bahkan kelima.       Lalu ada yang bermimpi memiliki jalan hidup berbeda tetapi takut untuk melihat dunia, menghayal tentang indahnya dunia tetapi takut melangkah keluar rumah. “Jangan dik, di luar banyak orang jahat, nanti kamu mati", ingatnya. ...

Pantun Pengingat

Bunga melati bunga kamboja Warnanya putih menarik hati Belajar bisa dari mana saja Salah satunya dari grup ini Ada yang mekar ada yang kuncup Tersusun indah tertata di dahan Sekolah kehidupan tak pernah tutup Bagi  mereka yang membutuhkan Inilah tenun si tenun ikat Dibuat orang dengan indahnya Ilmu dunia ilmu akhirat Semua itu ada porsinya Burung pelikan unik paruhnya Ikan disimpan dalam paruhnya Usia kita ada batasnya Pilihlah ilmu sesuai porsinya CL Pondok Ranji - Tanah Abang, 7 September 2018

Uang

Uang, uang, semua orang butuh uang Tapi, berbeda orang, berbeda pula cara menyikapinya Berbeda orang, berbeda pula cara menyimpannya Berbeda orang, berbeda pula cara memperolehnya Ada yang sangat ketakutan bila uangnya hilang Padahal semua hanya titipan Tuhan Ada yang biasa saja bila uangnya hilang Karena tahu ia hanya menyalurkan titipan Ada yang menyimpannya di berbagai rekening bank Ada yang menyimpannya di dalam dompet dan celengan Ada yang menyimpannya di saku baju atau celananya Yang penting jangan menyimpan uang di dalam hati Karena hati bukanlah tempat menyimpan uang Karena hati bukanlah tempat menyimpan jabatan Karena hati bukanlah tempat menyimpan pernak pernik dunia Karena hati seharusnya menjadi Baitullah Karena uang kadang orang melanggar Karena uang kadang orang meradang Karena uang kadang orang menikam Karena uang kadang orang lupa ingatan Sungguh memabukkan pesonamu uang, Sungguh banyak tipu daya yang kau mainkan Me...