Postingan

Trauma

Ketika matahari baru menampakkan diri, ia berjalan menuju pantai seraya mengukur batas cakrawala. Hari ini cerah, batinnya. Sedikit sisa angin malam melewatinya lalu pergi terusir matahari yg kian tinggi. Ombak datang dan pergi mengiringi langkah laki-laki itu. Setiap kali ia menjejakkan kaki, ombak datang menghampiri, menghapusnya. Sesekali ia menoleh ke belakang menyaksikan jejak-jejaknya yg hilang. Dalam diam pikirannya berkata, 'Ah, seandainya semudah itu menghapus semua kenangan ini' Pantai itu indah, juga tenang. Sedikit sepi karena tempatnya yg tersembunyi. Tempat yg cocok untuk menentramkan diri atau mencari inspirasi. Namun laki-laki itu sepertinya bukan berada diantara keduanya karena ia hanya berjalan tak lama lalu pergi entah kemana. Sorenya ia kembali. Tak lagi berjalan, ia hanya duduk di pinggir pantai. Hanyut dalam lamunan. Terkadang bibirnya terlihat bergerak mengucap kata yg entah apa. Tampaknya ia tengah membiarkan berbagai kenangan muncul bergantian di layar ...

Mungkin Ya, tapi Tidak..

Mungkin Ya, tapi Tidak.. Ketika kau katakan bahwa kamu adalah wanita biasa.. Maka ijinkan ku katakan, mungkin ya, tapi tidak.. Bagiku kau luar biasa.. Ketika kau katakan bahwa kamu adalah sama dengan wanita lain pada umumnya.. Maka ijinkan ku katakan, mungkin ya, tapi tidak.. Bagiku kau berbeda.. Bahkan kalau kau merasa tak indah rupawan.. Maka ijinkan ku katakan, mungkin ya, tapi tidak.. Bagiku kau cantik jelita.. Dengarlah bidadariku.. Aku tak peduli pada, mungkin ya bagi orang lain.. Resapi dan peganglah, tapi tidak bagiku.. Dengarlah pujaanku.. Dengan sentuhan cinta, yang biasa bisa jadi luar biasa.. Dan dengan sentuhan yang sama, yang sama jadi berbeda.. Cinta membuat kau cantik jelita.. Maka cukuplah kau berkata tentangmu.. Biarkan aku yang meraba dan merasa.. Biarkan kau dan aku terbang, melayang, kepayang.. Dan nikmatilah cinta kita.. Jakarta, 220120

"Cinta + Nafsu = + 1"

"Cinta + Nafsu = + 1" Suatu ketika, kala itu.. Berpacu rindu dalam waktu.. Di peraduan mengharu biru.. Samar kulihat tatap sayu.. Detak jantungku kian berpacu.. Seiring detik yang terus berlalu.. Seketika, lalu.. Kuciumi aroma alami tubuhmu.. Bangkitkan cinta-nafsu.. Seketika lalu.. Cinta-Nafsu, mengalun syahdu.. Cinta-Nafsu, malu-malu.. Cinta-Nafsu, mengebu-gebu.. Simponi birahi, bernyanyi-nyanyi.. Membangkitkan gairah insani.. Cinta-Nafsu, ingin menyatu.. Cinta-Nafsu, akhirnya nambah satu..

Spoiler Hidupmu ...

Pejuang Kehidupan

Apakah yang kamu cari hai para pejuang kehidupan? Berangkat ketika sang Surya masih terlelap, Pulang ketika bintang-bintang bersenda gurau dengan sang bulan. Apakah yang kamu cari hai para pahlawan keluarga? Bertaruh nyawa menyeberangi lautan, Demi sang buah hati dan bundanya terkasih ujarmu. Apakah yang kamu cari hai pembela kekasih hati? Meninggalkan sang terkasih di kala sang surya bersinar tuk sesaat berjumpa di peraduan. Berbulan terpisah samudra tuk sepekan melepas rindu. Sepiring nasi dan segenggam berlian kah yang kau cari? Adakah suka kau jumpai dalam kilau gemerlap intan permata di telapak tanganmu? -satu jam menuju rumah di kala hujan- 222617012019

Catatan Kecil 2019

I. Alam dan Waktu Senja Tidak seperti pagi yg datang dengan riang untuk kemudian menghamburkan terang lalu ditinggalkan orang, senja pergi menghilang dengan muram, berlalu menyisakan remang untuk kemudian dirindukan. Jumat Ketika senin sampai kamis seperti mengajak berlari, jumat menjadi semacam pertanda bahwa rest area sudah di depan mata. Mereka yg seperti itu, banyak mengucap terima kasih hari ini. Menunggunya Bagaimana pagi mengerti tentang malam sedang ia lahir dari benderang? Ah.. Biar senja saja nanti yg menjawabnya. Malam Gelap yg datang melucuti keramaian, menyusupkan sepi ke dahan-dahan dan jalan. Anehnya ketika sepi lalu mulai tumbuh dan merambat dimana-dimana, suara-suara lebih mudah menunjukkan dirinya. Sepi yg dibawanya hanya menjadi panggung dari keramaian yg semula hendak dilucutinya. Sabtu Kegembiraan akan kehadirannya ditelikung oleh jumat sore dan ketika ia berlalu rindu padanya tertutup oleh Minggu. Sunset Di kejauhan. Dalam remang namun indah dipa...

Tunggu pembalasan gue ya pak boss ...