Lelaki Tersayang
Nak, mendekatlah Tawarkan ibumu yang renta ini secangkir teh hangat Nak, duduklah di sebelah ibumu Berbicaralah apapun yang kau ingin ceritakan Nak, Ibu tahu kau sangat takut bulan April datang Kita hadapi bersama-sama Walaupun ayahmu tak bersama kita Jalanilah April ini dengan berani Nak, tak ada luka yang tak perih Ibu mengerti perihmu itu kau tahan cukup lama Sejak April pertama ayahmu meninggalkan kita Kau tahan luka itu dengan berani Nak, Ibu tahu kau tak mau terlihat lemah Kau selalu ingin jadi penjaga ibumu Kau tak pernah menangis di depan Ibu Namun Ibu tahu kau sering menangis diam-diam di kegelapan Keluarkanlah sedihmu, anakku Jangan kau tahan sendiri Tak mengapa pundak rapuh Ibu ini jadi tempatmu bersandar Walaupun ibumu sering terjatuh tapi ibu lebih kuat daripada yang terlihat Tak selamanya menangis itu milik anak perempuan, anakku Tak mengapa terlihat lemah di hadapan ibumu ini Kau pun perlu menghibur diri Untuk sejenak melupakan April kelabu-m...