Postingan

Lelaki ini dan Topengnya

Sepi. Lelaki ini selalu suka sepi. Suasana yang membuatnya bebas melepaskan topeng. Topeng yang selama ini menjadi wajahnya. Topeng yang selalu dilihat teman-temannya. Menjadi puja-puji sanak saudara. Topeng yang menghadirkan keamanan dan kenyamanan keluarga.  Saat sepi, saat sendiri, semua topeng itu ditanggalkannya. Mengistirahatkan kelelahan jiwa. Mengembalikan kesadaran yang hampir hilang entah kemana. Manusia hina, penuh aib dan dosa. Selalu penuh tipu daya dan pura-pura. Sepi ini selalu dirindunya. Saat-saat dimana dia berteriak, menjerit, menangis, menyesali semua kebajingannya. Atau, dia malah tertawa terbahak, mengenang betapa panggung hidup mengelu-elukannya. Tertipu oleh ciamiknya topeng dan peran yang dibawakannya.  Tidak, lelaki ini tidak merasa bersalah. Hanya lelah. Itupun tidak selalu mengganggu pikirannya. Bukankah menurut Ahmad Albar, hidup ini memang panggung sandiwara? Tiap manusia punya peran, entah wajar entah pura-pura. Manusia selalu punya topeng. Minim...

Buat Emotikon di Power Point? Duh Bisa Banget! Mari Kita Coba!

Gambar
Tentu temen-temen udah familiar kan sama emotikon, yang biasa dipakai di percakapan chat.🙂😊😎😭 Kalo kita intip ke KBBi nih, emotikon itu katanya ilustrasi, ikon, atau kelompok karakter pada papan tombol yang menunjukkan ekspresi wajah, sikap, atau emosi, biasa digunakan dalam komunikasi elektronik, media sosial, dan sebagainya. Biasanya kalau aku tinggal   pakai-pakai aja. Ternyata, kita bisa juga lho bikin emotikon sendiri. Kita bisa bikin emotikon dengan power point aja lho. Contohnya  seperti ini hasilnya. Dengan memanfaatkan fitur bentuk, garis, teks dan warna emotikon sederhana udah bisa dibikin seperti contoh diatas. Emang bisa ya? Mari kita coba... emotikon apa dulu nih yang mau kita coba bikin? isi di kolom komentar ya 😊🙏🏽

Marstrand: 1 Pulau 3 Negara

Gambar
Aku menemukan keindahan di dalam ambiguitas. Ketika semua tergoda menjadi monokrom hitam dan putih, adalah kelegaan untuk menemukan ruang yang menunggu untuk diberi nama dan makna. Bagiku, Marstrand adalah fenomena yang dapat mewakili perasaan tersebut. Masa perang dan waktu damai, dunia maju dengan kondisi ndeso, zaman resesi dan kemakmuran bangsa. Apalah arti semua bualan manusia bila harus berhadapan dengan fananya kehidupan? Norwegia. Denmark. Swedia. Ketiga negara ini pernah memiliki Marstrand. Memiliki . Pada masanya masing-masing, tentunya. Hal ini tergantung kepada batas ketiga negara tersebut, yaitu sewaktu garis batas negara-negara tersebut di atas peta sedang bergeser ke sebelah yang mana. Pulau ini kecil saja. Tidak bombastis penuh atraksi, namun kaya dari berbagai segi. Wisata kuliner, keindahan alam, atau  khasanah budaya ,  adalah sebagian dari banyak rahasia yang bisa kita temukan di Marstrand.  Alamnya asri , pantai nya tenang, dan banyak b...

DUNIA DARING

Panas sedang terik-teriknya di dalam kepala,  sejenak berteduh di bawah rindang  pohon-pohon virtual,  menghela nafas meregangkan  sengkarut kerut-kerut masalah. dari lini masa ke lini rasa,  Berembus angin sepoi kadang asoi,  tak jarang amboi,  seringnya koboi, Woi! Di hadapan mata, jalanan amburadul,  mampet, lalu marah-marah sepertinya harus belajar pada otakku, amburadul, mampet, tapi ngampet . Isi kepala malah jadi kalap meskipun bulan datang  berusaha menengahi membawa lampu petromaks,  agar bisa pulang menembus gelap. Sial, malah bau spiritus, dan bau asap, Sudah sumbunya pendek,  memompanya terlalu kuat pula Alamak, bukannya terang  malah terbakar kepalaku. Kusiramkan air  dari sumber-sumber nasihat digital,  suhunya dingin dan menyejukkan supaya padam, lumayan,  rambutku belum semuanya botak,  tapi masih bau sangit Bukannya pulang, malah melanglang  menyusuri jalanan ibu kota,  yang anak-a...

KUSIA-SIAKAN WAKTUKU

Gambar
  Bertahun lamanya ku menunggu  Untuk sebuah jawaban atas beribu pertanyaan untukmu Pertanyaan yang selalu kuulang setiap waktu Namun kau tetap membisu Purnama demi purnama berlalu Musim pun tak kuasa menanti jawabanmu Ku terpuruk di masa paling kelam dalam hidupku Tetap jawabmu yang kuburu Tak terasa satu dasawarsa ku menantikanmu Kau tetap tak berpaling padaku Hanya satu kalimat pesan dan sebuah foto yang masuk di ponselku Aku akan mengikat janji di hari Rabu Kupandangi potretmu, senyum menghiasi bibirmu Disampingmu berdiri bidadari cantik yang menggenggam tanganmu Bidadarimu itu adalah orang yang paling dekat denganku Kau menautkan hatimu kepada sahabatku Kuambil gitar dan duduk terpaku Di rinai hujan yang seolah mengejekku Kupetik gitar yang senarnya putus satu Suara sumbangku melantunkan lagu dari Ungu , Hingga Akhir Waktu.... Depok, 1 Juni 2021

Puisi : Ada Apa di Bulan Mei

Gambar
Hari ini 13 Mei 2021 ada dua Hari Raya Idul Fitri bagi umat Muslim  dan Kenaikan Isa Al-Masih  Bagi umat Kristiani Namun kini, Kota Suci 3 Agama  Hari ini sedang berduka  Tragedi tak berkesudahan  di Al-Aqsha, Jerusalem Mungkin, bangsa itu ingin “hari raya” juga  Karena lahir nya dulu 14 Mei 1948 Alkisah ... Indonesia juga pernah punya  Catatan kelam di bulan ini Kerusuhan 12-15 Mei 1998 Ironi, padahal Mei adalah musim semi,  Seharusnya penuh keindahan dan harapan Terlepas dari segala kisah sedih politik dunia itu Eh ... Lha ternyata kebetulan esok 14 Mei Ulang tahun nya Sang Investor Instagram,  Pendiri Facebook, dan juga Pemilik Whatsapp Selamat ulang tahun Mas Mark Terimakasih atas aneka sosial media Tempat kami curhat, kreasi konten Sharing video viral ... dan bisnis online Terimakasih juga telah berkenan Mampir ke Candi Borobudur Senyap sepi di subuh hari  Kemarin petang itu Anda adalah inspiras...

MENUNGGU AZAN PULANG

Butiran letih mulai menderas menyusuri larik-larik hijaiyah, menyebab kering jalanan makan yang belum disiram lagi semenjak fajar mengumandangkan ajakan surau yang sudah bangun dari ujung sepertiga malam. Saat mentari melongok di atas Rumah, lelah masih sibuk membalik-balik lembaran Tuhan yang dijanjikan makin tebal, merangkai bunyi lirik-lirik langit dengan liukan indah irama rima-rimanya. Surya pamit undur diri karena tidak boleh pulang terlalu malam, mengetok pintu kamar yang berpesan: jangan ganggu orang di dalam, membangunkan mukena putih dengan bawahan jarik lurik-lurik yang belum sempat tidur dari pagi, memandang jauh ke ruas-ruas di balik jendela: cemas. "Engkau menunggu siapa? tergurat gelisah" "Azan Magrib, kemarin dia datang sebentar, lalu pergi lagi" "Aku takut dia lupa jalan pulang" Surya akhirnya melangkah pulang ke garis benam, naik kendaraan tua berwarna jingga, knalpotnya nampak menyemburkan awan yang nanti perlahan hilang disapu legam mal...