Postingan

Sang Penghibur

Perkenalkan, namaku Sang Penghibur Perjalanan hidupku di atur atur Kadang ngawur Kadang ngelindur Akulah Sang Penghibur Kadang dibutuhkan Kadang dipertahankan Tidak jarang di abaikan Kadang lemah Iman Sekali lagi ku katakan padamu Akulah Sang Penghibur Jakarta, 16 Mei 2024

Pemimpin

Luasnya samudra tak bisa dinakhodai Bila tidak dengan seorang yang pandai Tingginya gunung tak bisa didaki Bila tidak dengan seorang yang rendah hati   Banyaknya pengalaman tak bisa di jalani Bila tidak dengan jejak yang mumpuni Banyaknya tugas tak bisa di geluti Bila tidak dengan nurani yang suci   Seberapa banyak orang yang dipimpin Tak akan berhasil dengan kearifan Seberapa banyak harta yang dimiliki Tak akan nikmat tanpa keberkahan     Seberapa banyak kekuasaan yang di dekam Tak akan berhasil dengan sikap bijak Seberapa banyak dunia yang kau genggam Tak akan berhasil dengan hak hakiki   Pemimpin itu ibarat angin Bisa dirasakan tapi tak bisa dikuasai Pemimpin itu ibarat cinta Bisa dirasakan tapi tak bisa dimiliki   Hingga akhirnya angin yang membawa kebenaran Hingga akhirnya cinta yang membawa kebahagiaan     Bekasi, 14 November 2021 Puisi ini bisa dilihat pada tautan berikut : https://r...

Celoteh Angan Semu

Celoteh  menurut KBBI (kata benda) artinya obrolan atau percakapan yang tidak keruan (seperti percakapan anak kecil) . Sedangkan bentuk tidak baku dari celoteh itu keloceh. Angan juga menurut KBBI (kata benda) artinya pikiran, ingatan, maksud, niat. Jadi celoteh angan dengan terjemahan bebas versi diri sendiri merupakan obrolan atau percakapan yang tidak keruan atas sebuah pikiran, ingatan, maksud atau niat. Dalam konteks ini hanya obrolan yang tidak memerlukan pihak lain, jadi saya asumsikan seperti monolog, tanpa harus lawan diskusi dengan orang kedua. Sedangkan kata semu, sesuatu yang bisa maupun tidak bisa di rengkuh, bisa menjadi angan jika tidak terwujud.      Kenapa hal ini perlu saya angkat sebagai sebuah pemikiran (tidak serius, tapi bisa juga serius) mungkin juga tidak terlalu penting. Awalnya ketika berangkat bekerja, baik dengan kuda besi atau KRL atau kendaraan lain, saya banyak melihat hal – hal yang tidak seharusnya terjadi, tapi sejauh ini saya belum ...

Permata

Saya mengenal Kartini DJA ini pertama kali saat kami bergabung dalam satu komunitas penulisan di DJA. Seorang teman yang menurut saya mempunyai hasrat belajar dan berprestasi yang begitu kuat dimanapun Beliau berada dan ditempatkan. Mungkin ini adalah buah dari doa yang disematkan oleh orang tua Beliau pada namanya ” Permata ”, sosok yang diharapkan akan sealau berkilau dimanapun dan kapanpun berada. Saat bertugas di Sekretariat Ditjen Anggaran, Beliau adalah salah satu dari inisiator dan pengelola media sosial DJA, sebuah corong media terkini untuk mengamplifikasi kebijakan pemerintah khususnya berkaitan dengan pengelolaan anggaran. Melalui tangan dinginnya, media sosial DJA semakin dikenal dan memperoleh banyak perhatian dan subscriber dari masyarakat. Dari dunia kepenulisan, Beliau juga pernah menjadi juara pada satu kompetisi menulis yang diselenggarakan oleh Bagian Pengembangan SDM DJA. Dalam dunia komunikasi Beliau menjadi langganan penugasan sebagai Master Of Ceremony untu...

Surat Cinta Untuk DJA

  DJA-kami tercinta, Ibu Menteri Keuangan Kita, Ibu Sri Mulyani Indrawati, dalam banyak kesempatan selalu mengingatkan kita untuk tak pernah lelah mencintai negeri ini.   Beliau pasti sangat paham bahwa ketika cinta yang bukan semata ungkap manis kata,   cinta yang   lebih banyak memberi ketimbang menerima, cinta yang dijelmakan karya akan   menguras emosi, pikiran dan tenaga mereka yang menyandangnya. Sebagai manusia biasa,   mungkin karena beratnya uji dan coba, terkadang muncul keinginan   menyerah dan menanggalkannya atau mungkin sekedar sejenak memberi   jeda pada rasa cinta itu.   Aku yakin, dalam masa pengabdianmu kau kerap mengalami juga, ketika karya- terbaikmu tak selalu menghadirkan apresiasi, namun justru caci maki, upayamu yang paripurna, terkadang justru menghadirkan cela.   Ibu pasti tak menginginkan kau berhenti atau menyerah, karena tugas dan pekerjaanmu demikian bermakna bagi negara, engkau bagian dari penjaga pun...

Perjalanan

Gambar
Siang berganti malam Bulan sembunyi dibalik awan Angin berhembus perlahan Derap langkah pengembara kehidupan Peluh basahi kerah pakaian Lelah tampak pada wajah pejalan Susuri satu persatu anak tangga Menghitung usia semakin senja Entah, berapa beban dosa yang tertimbang? Berapa kebaikan yang akan memberatkan? Jurangmangu 09052024

"'Sang Pejabat""

 Prolog Reformasi birokrasi yang   sudah beberapa saat dicanangkan pemerintah dan secara bertahap diterapkan telah menjadikan proses perekrutan, pengembangan,   mutasi dan promosi SDM dilakukan dengan pendekatan meritokrasi. Melalui pendekatan ini pengelolaan SDM didasarkan pada kompetensi dan kemampuan pegawai. Menurut hikayat, konsep meritrokrasi ini pada awalnya diperkenalkan oleh filsuf Aristoteles dan Plato (gak tahu bener atau gak)   yang menyatakan bahwasanya sebuah negara seharusnya dipimpin oleh orang-orang yang paling pandai, paling baik dan paling berprestasi. Dalam pendekatan meritokrasi, semua orang dalam organisasi mempunyai kesempatan yang sama untuk berkembang, mendapatkan promosi dan mutasi (tentu saja dengan catatan sesuai kebijakan organisasi). Tak ada lagi (semoga) pengembangan dan promosi yang dilakukan semata karena urut kacang, senioritas, gender dan/atau kedekatan kandidat dengan pejabat (dalam bahasa debat kandidat beberapa saat lalu, ini ...