Postingan

Upaya Dana Desa Membangun Persada

  Representasi Keadilan fiskal Sejak digulirkan menjadi salah satu kebijakan keuangan negara pada tahun 2015, Dana Desa telah menjadi simbol komitmen negara dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia. Melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintah menghadirkan skema pembiayaan langsung dari APBN ke lebih dari 75.000 desa di seluruh Indonesia. Tujuannya bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga untuk membangun kemandirian desa sebagai pilar utama Indonesia yang sejahtera dan inklusif. Dana Desa bukan sekadar alokasi anggaran, tetapi juga representasi keadilan fiskal. Desa yang selama ini termarginalkan kini memiliki akses terhadap dana pembangunan, yang penggunaannya ditentukan sendiri melalui musyawarah desa. Inilah bentuk desentralisasi fiskal yang paling nyata dan menyentuh akar rumput. Pada tahun anggaran 2025, pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp71 triliun. Hingga 14 Juli 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa Dana...

Geliat Ekonomi 80 Tahun Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas 2045

  Kemerdekaan Membuka Jalan Pertumbuhan Ekonomi Delapan dekade sudah Indonesia merdeka. Dari sebuah bangsa yang lahir di tengah keterbatasan infrastruktur, teknologi, dan sumber daya manusia terdidik, Indonesia kini bertransformasi menuju salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia. Perjalanan panjang ini bukan hanya kisah pembangunan fisik, tetapi juga transformasi struktur ekonomi, kebijakan strategis, dan daya juang masyarakat yang membentuk fondasi menuju cita-cita besar: Indonesia Emas 2045. Perjalanan ekonomi Indonesia sejak tahun 1945 dapat dibagi dalam tiga babak besar. Babak pertama (1945–1965) adalah fase bertahan hidup, di mana tantangan terbesar adalah memulihkan stabilitas politik dan ekonomi pasca perang. Inflasi pernah mencapai lebih dari 600% di awal tahun 1960-an, namun masa ini juga menjadi tonggak pembentukan berbagai lembaga negara dan infrastruktur dasar. Babak kedua (1966–1998) ditandai dengan pembangunan ekonomi yang terarah melalui Rencana Pembangunan...

Anakmu Dari Masa Depan

"Aku Sore, Istri Kamu dari Masa Depan." Kalimat ini berseliweran dan terngiang dalam kepala yang sebenarnya sudah penuh kecamuk. Ya, beberapa pekan terakhir film SORE: Istri dari Masa Depan sedang menjadi tren pembicaraan. Lini masa media sosial hingga siniar-siniar di Youtube gencar membahas dan mempromosikan film karya Yandy Laurens ini. Bahkan beberapa akun media sosial instansi pemerintah ikut-ikutan membuat konten yang berbau SORE. Sungguh berhasil membuat saya penasaran untuk menontonnya. Tapi apa daya, bagi seorang Bapak beranak kecil tiga, menonton ke bioskop jadi hal langka yang mungkin hampir punah. Saya belum membaca resensinya. Trailer -nya hanya sekelebat terllihat. Bahkan, baru tahu juga kalau film yang dibintangi Dion Wiyoko dan Sheila Dara ini berawal dari sebuah webseries . Ceritanya katanya ga benar-benar sama sih. Katanya ya. Tapi berbekal perbincangan dari beberapa siniar di Youtube, jadi sedikit tahu bahwa cerita filmnya tentang time traveler atau perja...

Pantun Tentang Pantun

Gambar
Pergi ke pasar membeli sukun, Jangan lupa beli rambutan. Mari kita berbalas pantun, Asah pikiran, tambah wawasan.

Pantun Tentang Waktu

Gambar
Dari Riau menuju seberang Naik sampan mudik ke hilir Masa berlalu datang dan hilang Usia pergi bagai air mengalir Jakarta, 15 Juli 2025

Pada simpang Ruang Kerja

  (sebuah kado pelepasan) Kita pernah duduk di meja yang sama, Berbagi cerita di sela tumpukan kerja, Tertawa di tengah tekanan, Menemukan arti teman di balik peran. Hari-hari berlalu dalam jejak langkah yang saling menguatkan, Kopi pagi, candaan ringan, rapat yang kadang membingungkan, Semuanya jadi lembar kenangan, Yang tak akan mudah dilupakan. Kini, waktunya tiba untuk melangkah, Bukan berpisah karena luka, Tapi karena SK memanggil ke arah berbeda, Namun, kisah kita tetap terjaga. Terima kasih untuk kebersamaan yang tulus, Untuk bahu yang diam-diam menopang, Untuk semangat yang tak pernah putus, Dan tawa yang selalu datang tanpa ditentang. Meski ruang kerja tak lagi sama, Tapi hati kita tetap saling menyapa, Doa kami menyertaimu di setiap langkah baru, Sampai jumpa lagi, di persimpangan ruang kerja dan waktu               - Sembilan Juli Dua Ribu Dua Puluh Lima,             Gedung Sutikn...

Aku, Dia dan Hubungan Hemat Kuota Tanpa Rasa

 Senin,  06.30 A.M Dia      : "Pagi Mas.." Aku     : "Pagi Sayangku, dah dimana?" Dia      : "Sudah di tol" Aku     : "Ok, sarapan?" Dia      : "Aku puasa Mas" 07.16 A.M Dia      : "@ofis" Aku     : " same here , selamat beraktivitas 😘😘" Dia      : "😘😘" 12.01 P.M Dia     : "Mas udah makan?" Aku   : " udah, nitip OB tadi" 16.47 P.M Dia      : "Aku pulang ya Mas" Aku     : "Ok" 18.24 P.M Dia      : "@hom" Aku     : "Ok" 21.53 Dia      : " nite Mas" Aku     : " nite Sayang" Selasa....Rabu...Kamis... Jumat 06.24 A.M Dia      : "Pagi Mas" Aku     : "Pagi Sayang" 07.12 A.M Dia      : "@ofis" Aku     : "Ok, selamat beraktivitas Dia      : "😘" 11.49 A.M Dia      : "Aku maksi sama temen ya" Aku   ...