Postingan

mungkin kita telah lupa

  (kado perpisahan untuk sahabat yang berangkat  Teh Ika, Mas Aran, Mas Idub, Mas Bagyo dan Mbok Merrin) mungkin kita  telah lupa, bagaimana cara  kita pertama berjumpa mungkin saja waktu itu,  duhai Ika  teman perempuanku aku  salah satu yang terpaku melihatmu memasuki pintu  dengan wajah  ayu dan tersipu malu dan menghampiri pegawai satu persatu sambil mengeja pelan namamu Ika kartikawati  dari warung jambu mungkin saja waktu itu duhai kawan aran aku orang yang penasaran tentang siapa kah kau pemilik    wajah yang menebarkan   aura persahabatan, senyum dan wajah nan  tampan  yang tak lekang oleh zaman, hingga terjawab ketika kau mengulurkan tangan sambil menyebut namamu Aran mungkin saja waktu itu , wahai mas budi dan mas bagyo lelaki rendah  hati dalam banyaknya ilmu aku salah satu yang ragu untuk memulai menyapa dulu, takut membuatmu merasa terganggu oleh semua tingkah lakuku dan baru mulai ber...

Critical Pedagogy

“Biasa ‘kan ganti pejabat ya ganti kebijakan”, celetuk bu Doktor Anita pada salah satu grup WhatsApp yang sedari pagi riuh beberpa waktu yang lalu ketika menanggapi program MBKM-nya om Nadiem.     MBKM, Mahasiswa Belajar Kampus Merdeka. Terobosan pak Menteri yang ternyata tidak sesederhana nama yang digaungkan. Banyak komponen yang harus dikaji, dievaluasi dan direvisi sehingga memaksa para pelaku pendidikan untuk benar-benar paham esensinya sebelum ikut serta dalam implementasi kebijakan tersebut agar tujuan yang diharapkan tercapai maksimal.   Dari filsafat ilmu Pendidikan, kata ‘merdeka’ merupakan salah satu implementasi teori Paulo Freire tentang  ‘critical pedagogy’  atau ‘pedagogi kritis’. Pelajar distimulasi agar dapat berpikir kritis terhadap perkembangan sosial dalam bidang pendidikan, khususnya pada sistem, kebijakan, dan atau metode pengajaran (pedagogi) dalam arti luas. Pendidikan yang mengajarkan keadilan, kesejahteraan sosial dan demokrasi yang tid...

DESEMBER: CERITA DAN AIR MATA

Senin sore di penghujung Desember 2021,   Hujan masih menyisakan aroma sejuknya … Hari-hari yang cukup melelahkan, dengan berbagai tenggat akhir dan awal tahun.   Aku beranjak dari meja kerjaku; Laptop yang masih menyala, tumpukan kertas, peralatan tulis, air es pada 2 botol beling dengan masing-masing tersisa setengahnya, kudapan dan gawai yang tersambung pada saklar listrik dalam posisi  ‘charging’   Aku melirik ke jam dinding sejenak, pukul 17.25 … lalu mendekat ke jendela, menyibak tirai putih tipis yang sedari tadi bergerak mengikuti irama angin …    Ah … bau tanah tersiram hujan selalu mampu menenangkan penat …    Aku membuang pandang ke luar, menghadiahkan netra dengan tanaman-tanaman hijau yang berjejer rapi pada pot-pot keramik besar di teras …    Sudah dua lustrum berlalu, namun cerita di penghujung Desember satu dasawarsa yang lalu masih tetap bergala.   “You know what? I can’t stop thinking of you here! I really miss you...

Tragedi Negeri Basa Basi (II)

s tok sopan santun di pasar sudah kosong konon katanya hari ini semua ludes di borong orang orang tanpa minta harga dipotong membawa pulang berkantong kantong semua bermula dari cerita  entah salah atau benar adanya sopan santun bisa sangat meringankan hukuman yang dijatuhkan untuk pesakitan Beginilah jadinya sekarang di tengah kita para pesohor dan pembesar kota rame  korupsi atau melanggar pranata dan melakukannya dengan sangat sopannya  mengambil hak orang atau mencuri seperti  mengambil milik sendiri mengangkangi hukum atau regulasi seperti tanpa malu atau rasa risi  sesekali mungkin ada yang ditangkap polisi mereka akan berlaku sangat rendah hati menebar senyum mengabarkan alibi yang terjadi sekedar ujian diri mohon doa dan dukungan untuk kuatnya hati Ah mereka sungguh sangat sopan sekali! di depan majelis pengadil yang dihornati mereka tampil  sangat  rapi dan wangi tutur katanya runtut teratur rapi  gesturnya tertata menarik simpati siapa...

Kaleidoskop (1)

Januari, aku mengejar kau menjauh. Februari, aku mengejar kau menjauh  Maret, April Mei Juni Juli Agustus ... Desember, Masih begitu alur kisah Aku tak menyerah Kau tak juga lelah (entah nulis apa ini, 121221)

Tragedi Negeri Basa Basi

  Di hari anti korupsi Para koruptor pun cuti sehari Rehat sejenak untuk berkontribusi Ikut teriak " katakan tidak pada korupsi" Besok harinya  mulai lagi (Sutikno Slamet, 091221)

LELAKI INI DAN PEREMPUAN ITU DAN HUNJAMAN RINDU

Hujan. Lelaki ini suka hujan. Tak peduli di bulan Juni, November atau Januari. Seperti sore ini. Beberapa hari menjelang pergantian musim. Langit menumpahkan triliunan tirta. Berbaris rapi menuju bumi. Mendarat dengan tertib di atap-atap rumah, pohon, daun, dan tanah. Meluruhkan debu bagai sang ibu memandikan bayinya. Tidak tergesa, tidak pula terlena. Titik-titiknya terorkestrasi dengan indah. Menghadirkan rindu. Hujan yang awet, ujar Perempuan itu di suatu waktu. Lelaki ini teringat kembali waktu itu. Hujan yang sama. Lelaki ini dan Perempuan itu duduk di teras rumah. Secangkir kopi sachet dan semangkok mie, cukup sudah. Perempuan itu juga suka hujan. Tapi di bulan Juni. Aku selalu ingat saat pertama kita jumpa, jawab Perempuan itu ketika Lelaki ini bertanya kenapa. Saat itu bulan Juni, hari hampir berganti. Tapi hujannya tidak seperti ini. Bagaimana kalau tidak ada hujan di bulan Juni? Apakah lalu kamu tak ingat aku? kejar Lelaki ini. Perempuan itu merajuk. Bahkan saat hujan tak tur...

aku punya seorang kawan

  aku punya seorang kawan di  dadanya tersemat tugas mulia menjaga uang rakyat agar terbagi secara cermat mewujudkan besarnya manfaat   sekali saja dia   abai atau hianat, membiarkan patgulipat atau bahkan terlibat maka hancurlah seluruh martabat tertanggung akibat sepanjang hayat   kawanku begitu teguh pada prinsip diri sepanjang tugasnya sering dijumpai keteguhannya akan diuji dari depan belakang dan semua sisi   konon terkadang dia diuji iba dan empati tema kemiskinan yang menjadi   komoditi, seakan jika usulan   tak disetujui dia dianggap telah kehilangan kesejatian insani   sesekali   dia perlihatkan usulan   program si miskin nan melarat begitu gemerlap disusun dalam surat menyurat, begitu indah dalam bual bual buku proposal tapi menurutnya tak pernah menjawab yang jadi soal bantuan si miskin dan anak terlantar kadang tak sampai terhantar yang sungguh miskin konon kerap l...