Postingan

Ikan Hiu di Tangkapan Nelayan

Konon, sekelompok nelayan Jepang mengangkut tangkapan mereka ke pasar untuk dijual. Tapi, pagi itu lebih banyak ikan yang tidak laku. Sang Kapten meminta salah seorang anggota kelompoknya untuk menyelidiki kenapa ikan-ikan itu tidak laku terjual. “Lapor, Kapten. Saya sudah cukup mendapat informasi yang bisa dipercaya,” lapor Sang Anggota. “Baik, apa itu?” Kapten menjawab tanpa basa-basi. “Saya mencari informasi dari pedagang yang menjual ikan kita dan sekitar separuh konsumen di pasar ikan ini. Kata mereka, daging ikan tangkapan kita kurang segar, jadi kurang sedap dimakan.” Kapten berfikir keras,”Mmm … begitu kah? … mungkin karena kita bawa ikan-ikan itu ke darat hanya ditimbun es agar tidak membusuk saja. Tapi, mereka sudah mati. Kamu ada ide apa?” “Ahh, jika begitu, tempat penampungan yang biasa kita pakai, diberi air saja Kapten. Supaya ikan-ikan tangkapan kita tetap hidup sampai di darat.” Sang Anggota mengusulkan. “Hmm… Patut dicoba”. Malamnya, mereka kembali berlay...

Kisah Iteung, Episode Tester Roti

Iteung mah selalu betah kalau berada di mal. Adem banget. Kalau boleh sih mau bawa kasur dan bantal biar dibolehin tidur di mal. Soalnya di rumah nggak punya pendingin ruangan. Cuma punya kipas angin. Itupun baru nyala kalau udah ditepuk-tepuk bagian atasnya sambil dibacain mantra biar nyala. Anginnya pun bercampur sama debu. Iteung males nyuci kipas angin. Cuma pak Satpam udah melotot duluan waktu Iteung bawa  tenda dan perlengkapan tidur. Padahal cuma semalam Iteung pengen ngerasain tidur di mal yang dingin. Baiklah, Iteung nurut aja deh, daripada pak Satpamnya stress ngadepin Iteung. Keliling mal rasanya nggak afdol kalo Iteung nggak beli makanan. Buat pencitraan aja kalau udah jalan-jalan di mal. Mau pamer sama ceu Kokom, tetangga sebelah kalau Iteung sudah seperti orang-orang kaya belanja di mal. Kalau beli baju mah tetep di mang Ujang, tukang kredit dari daerah Singaparna. Jualan mang Ujang mah komplit. Dari mulai daster sampe panci ada. Bisa dicicil sepuluh kali, seha...

CURCOL SI AKI (Episode I : Hari yang Mengejutkan...)

“Wuaahh...akhirnya selesai juga,” aku menatap tumpukan Kertas Kerja RKA-KL beserta data dukungnya yang telah kutandai bagian-bagian yang memerlukan perbaikan. Juga telah kusiapkan resume perbaikan yang harus dilkaukan. Ini adalah satker terkahir yang belum kuselesaikan. The last but not the least ...paling akhir tapi petugas-petugasnya yang paling susah mengerti kalau dijelaskan dan besok adalah batas terakhir penelaahan. Mas Ridho teman sebelahku hanya melirik sambil tersenyum, “Wah, udah siap karnaval nih RKA-KL-nya.” Mas Ridho sering meledek aku karena kebiasaanku memasang kertas sign it berwarna warni pada bagian-bagian dokumen yang memerlukan perbaikan. Waktu sudah mendekati pukul 17.00 dan meja segera kubereskan agar tak ber”berkas” lagi. Aku memang lebih suka pulang tepat waktu daripada menunda pekerjaan dan menyelesaikan setelah jam kerja alias lembur. Tiba-tiba perasaanku tidak enak, terasa ada yang memperhatikanku dari sisi sebelah kiri. Kupalingkan wajahku ke kiri d...

dendam rindu

lelaki kecil dalam padang bulan menerjang menembus hujan. malam ini dendam rindu harus segera terbalaskan meski hanya melalui mimpi

Selamat Datang Duniaku

Pagi ini, seperti biasa aku lebih banyak duduk, melihat orang-orang yang tidak pernah kehilangan akal untuk melakukan apa saja. Kebanyakan mereka selalu menggerak-gerakkan mulutnya, lalu ada yang kemudian tersenyum, tertawa atau bahkan menangis. Entah apa yang terjadi ketika bibir mereka sangat sibuk dengan gerakan yang menurutku sama saja, sulit aku pahami maksudnya. Sebagian dari mereka juga ada yang tidak melakukan apa-apa dengan mulutnya, diam, seperti aku di sini yang hanya bisa menyaksikan mereka dari jarak yang semuanya terasa seperti dari tempat yang jauh. Beberapa tahun sebelum ini, aku merasa ada yang aneh tentang apa yang aku lihat setiap hari. Apa misteri di balik sesuatu yang nampak sama saja, sekali waktu bisa menimbulkan kemarahan yang luar biasa, tapi di waktu lain bisa berakibat berangkulannya orang-orang dalam suasana keceriaan. Ada perbedaan raut muka yang bisa dikatakan berlawanan, tapi anehnya penyebabnya sama saja, sejauh yang aku lihat. Ketika air tumpah dari la...

Kutukan Akuntansi

Ini adalah tulisan lama. Kurang lebih 7 tahun lalu, saat gue sedang mengambil program master di University of South Australia. Judul tulisan ini sebenarnya sudah lama ada di hati, tapi motivasi untuk menuliskannya semakin kuat ketika suatu saat gw ngobrol dengan temen dan dia nyeletuk “wah kutukan tuh !” begitu dia dia tau gue sekarang lagi kuliah dengan jurusan Akuntansi (lagi). Mungkin ada benarnya. Pada saat SMA dulu gue jurusan A3 (ilmu-ilmu sosial), 2 tahun gue belajar Akuntansi sampe pada tahapan yang kalopun lagi tidur pules dibangunin trus ditanya jurnal gue langsung bisa jawab, ibaratnya ngigau aja debit kredit deh. Berlebihan? gak juga karena gue merasa memang harus begitu. Gue dulu sempet di "plot" untuk menjadi the first engineer in family, sehingga satu pertanyaan keras waktu gue milih masuk A3,(milih loh ye bukan dipilihin), dengan tegas gue jawab : "mau masuk STAN !" Hahaha, mungkin itu jawaban bodoh. Tapi tahun 1992 perjuangan masuk STAN i...

Cinta Tak Bertepi

Cinta tak bertepi Bisu dalam kata, sepi dalam canda Selaksa pengorbanan tlah terbukti Terpatri dalam bilur kebahagiaan Dalam naungan ridho Ilahi Cinta tak bertepi Terdiam dalam keabadian Tertunduk dalam kuasa Ilahi Menanti panggilan Sang Kholiq Tuk menyatu kembali dalam surga-Nya Teruntuk kedua orang tuaku yang cinta mereka tak pupus sampai Sang Khaliq memisahkan dan semoga menyatu kembali di surga-Nya nanti. Edisi nyekar 09052017