Postingan

Aplikasi Nudge Theory: Usulan bagi yang galau pada saat kendurian kantor

Sebenarnya saya lagi males nulis karena kerjaan masih banyak, tapi begitu baca tulisan seorang tokoh feminist yang saya kagumi di forum ini, saya rasa gak ada salahnya sedikit meluangkan waktu buat ngetik-ngetik. Tokoh tersebut buat puisi (walaupun bentuk tulisan gak kaya puisi) yang bernada curcol tentang kelakuan pegawai di kantor tercinta yang datang ke acara pertemuan tapi begitu melihat bos besar angkat kaki, seakan mendapat komando untuk ‘bubar grak’. Belum lagi kelakuan para pegawai tersebut yang kalau datang ke acara selalu ngaret alias lelet alias gak pernah on time. Tentu saja, puisi tersebut mendatangkan kontroversi terutama bagi para cendikiawan WAG mengenai siapa yang salah dan berujung pada …… Anyway, untuk masalah sederhana ini, saya jadi teringat satu teori dalam behavioural economics yang disebut ‘nudge’, kebetulan pakar teori ini baru dapat nobel bulan lalu. Nudge theory pada intinya adalah bagaimana sebuah aturan/system dapat mengubah perilaku seseorang/masyar...

Entah

Antrian orang yang menantikan pembagian tas dari panitia mengular sangat panjang. Sesekali terlihat beberapa orang yang berfoto ria dengan gembira. Satu persatu orang-orang itu memasuki ruang pertemuan. Ruangan yang megah dan dihiasi lampu-lampu mewah dengan aksesoris yang memanjakan mata. Kudapan lezat menambah kemewahan yang didapat hari itu. Doa yang diucapkan sangat indah. Sang pendoa berdoa agar kegiatan hari itu tidaklah menjadi kegiatan yang sia-sia. Suara sang pendoa bergetar menahan tangis yang seakan hendak keluar dari matanya. Setelah doa yang khusyuk, nyanyian patriotik Bagimu Negeri melengkapi janji kami untuk selalu berbakti untuk negeri ini. Semua orang di ruangan itu bernyanyi dengan penuh semangat dan terselip perasaan haru. Bergantian pembicara berpidato dengan semangat di depan audiens. Segala capaian dipaparkan. Bersahutan dengan orang-orang yang saling berbisik dan mengunyah kudapan. Layar di depan sesekali menyoroti orang-orang didalam gedung. Warna bir...

Jalan Sunyi

Tak banyak pemilih jalan ini Jalan sunyi, penuh onak dan duri Banyak kejutan di dalamnya Hadiah dari Sang Maha Kuasa Jalan sunyi penuh rintangan Jalan sunyi penuh perjuangan Untuk bisa melaluinya Untuk bisa menapakinya Perlu ilmu dan mujahadah Di setiap langkahnya Kadang melaju, kadang tersendat Berhenti sesaat untuk mengumpulkan semangat Berbagi dengan teman seperjalanan Yang sudah faham makna dan tujuan Kemana kaki melangkah Menentukan arah kehidupan Jalan sunyi, jalan yang sepi Bagi mereka yang meniti Mengikuti hati nurani Tak akan disesali Jakarta, 23 November 2017

Tak Perlu Silau

Tak perlu silau dengan harta Tak perlu silau dengan kekuasaan Tak perlu silau dengan nama besar Tak perlu silau dengan kebaikan Kebaikan kadang hanyalah bungkus Menyembunyikan sesuatu di dalamnya Suatu saat kan terungkap Apa isi di dalamnya Penyandang nama besar kadang lupa Mengecilkan dirinya di hadapan Tuhan Terlena dalam pandangan manusia Lupa seharusnya bagaimana Pemilik kekuasaan terkadang lupa Itu hanya dipinjamkan Suatu saat dikembalikan Tidak selamanya diberikan Harta hanyalah ujian Banyak sedikit bukan jaminan Untuk lulus menempuh ujian Sikapi dengan benar, itulah perjuangan Jakarta, 23 November 2017

SANG PENARI

Enam orang penari, dua laki-laki dan empat perempuan, perlahan memasuki panggung utama, seiring musik tradisional yang mengiringi langkah mereka. Yang lelaki tampak gagah dengan seragam tempur masyarakat pedalaman Kalimantan, lengkap dengan tameng dan pedangnya. Seorang penari juga membawa Gong besar yang kemudian diletakkan di tengah panggung. Penari perempuan tak kalah mempesona. Dengan baju manik-manik dan Taah (1), lengkap dengan Lavung (2)  serta bulu burung Enggang di kedua tangannya. Menonjolkan kelembutan dan kecantikan seorang perempuan. Ya, mereka sedang membawakan Tari Gong. Tarian tradisional masyarakat Dayak Kalimantan Timur. Tarian yang mengisahkan tentang seorang perempuan yang diperebutkan oleh dua orang laki-laki Dayak. Gerakan mereka lembut, sederhana, namun sangat harmonis. Dari tingkat kerumitan gerakan, Tari Gong bukanlah jenis tarian yang banyak menggunakan gerakan-gerakan yang sulit. Yang ditonjolkan adalah gerakan-gerakan yang menonjolkan kelembutan. ...

Lika-Liku Kehidupan Kuliah S3

Menjadi mahasiswa PhD bukan hanya sibuk ngurusi tesis sendiri saja, tapi juga banyak kesempatan melakukan hal yang lain terkait dunia akademis, salah satunya jadi PTA (postgraduate teaching assistant) atau populer disebut asdos. Di jurusan saya (Geografi) banyak sekali lowongan untuk jadi asdos dan namanya asisten maka tugasnya juga cuma membantu mengajar anak2 undergrad atau S1 dengan berbagai jenis tugas yang bisa kita pilih seperti marking assistant (ngasi nilai ujian), tutorial (bantu dosen mengajar kelas tertentu), workshop supporter (mimpin grup discussion pas workshop), field trip assistant (bantu ngajar pas studi lapangan), help desk support (semacam private tutorial), dll. Saya sudah pernah jadi marking assistant dan kerjaannya lumayan berat. Di UK memberi nilai ke mahasiswa gak cuma ngasi ponten dalam lingkaran aja. Tapi kerjaannya mahasiswa harus dibaca dengan teliti. Kalau ujiannya cuma PG mah gampang ngasi nilainya dan itu biasanya gak butuh PTA, sedang PTA dibutuhk...

Membaca Peta

Siang ini teman sebelah saya sedang berdiskusi dengan seorang teman lainnya. Di hadapan mereka terbentang peta yang dibuka dari google map. Lalu mereka berdiskusi mengenai jalan-jalan yang sebaiknya dilalui bila akan menuju suatu tempat. Jelas sekali teman saya tersebut mempertimbangkan setiap masukan yang diberikan oleh temannya, apakah lewat jalan ini merupakan alternatif tercepat, apakah lewat situ macet atau tidak, apa ancer-ancer bila sudah dekat dengan tujuan, apa ada kendaraan alternatif lain bila tidak menggunakan jalan tersebut, misal dengan kereta api dll. Sebenarnya, kurang lebih seperti itulah gambaran hidup kita ini. Hendak kemana kita, bagaimana kita akan menjalaninya, berdasarkan pengalaman dari orang yang kita percaya, kita bertanya tentang hambatan, rintangan ataupun gangguan yang mungkin kita temui bila kita memilih suatu jalan. Atau bisa juga kita membaca dari buku panduan untuk melengkapi informasi-informasi yang telah kita miliki. Lalu kita mempertimbangkan ber...