Postingan

COCO

"Kejujuran itu menyakitkan, tapi kebohongan bisa membunuh" Tulisan ini terinspirasi dari film yang berjudul "COCO". Tadinya saya sudah malas untuk ikutan nonton film ini. Pertama, harga tiketnya mahal hehehe. Kalau nonton sekeluarga itu hitungannya di kali empat, jadi kalau harga satu tiket lima puluh ribu rupiah berarti saya eh istri saya harus keluar uang lima puluh ribu di kali empat atau dua ratus ribu rupiah. Pilihan efisiensinya, yang nonton hanya mama dan adek, kakak dan adek, papa dan adek atau mama, kakak dan adek. Terakhir kombinasi mama dan adek nonton film " My Little Pony " berakhir dengan pandangan kosong mama menatap layar, ngunyah popcorn sambil bilang "bagus", sementara si adek menonton dengan mata berbinar-binar bahagia. Kemarin itu, tidak ada kesepakatan kombinasi efisiensi, sehingga terpaksalah kami berempat nonton film pilihan si adek. Alasan kedua mengapa saya malas nonton adalah karena saya selalu tertidur di biosko...

Bandara Pagi

Lorong lorong besar tampak terang menyala. Melawan langit yang masih gelap dengan hitamnya. Derap alas kaki sudah menggema besenandung bersama bunyi gesekan roda kecil di atas lantai yang memantulkan bayangan. Hiruk pikuk mulai berbisik perlahan berisik. Bertolak belakang dengan lirih dengkuran sosok-sosok tergeletak di bangku panjang berjajar. Lantunan suci panggilan subuh telah berkumandang. Langkah-langkah terpusat menuju arah tempat sembahyang. Suara kucuran air berdampingan mengalir dari "padasan". Wajah-wajah teduh berhias air wudhu tampak sudah bersiap menghadap Pencipta. Bergegas membentuk shaf demi meraih derajat yang berkali lipat. Perlahan atap dunia mulai berganti warna. Tanda sang surya beranjak dari tidurnya. Papan elektronik besar dengan tulisan bersusun kekuningan bergerak menampilkan informasi bagi beberapa orang yang mendongak perhatian. Tak lama suara empuk dari pengeras suara bersahutan bergantian membawa pengumuman. Di sudut kejauhan berdiri seoran...

Madu

Seekor kumbang melayang-layang mendengung terdengar hentakan sayapnya bunga warna warni berjajar dipandangi sejenak hinggap di satu bunga tak lama pindah ke bunga lainnya Sang kumbang tampak bingung Meski sebenarnya tak bingung Bungapun tampak senang Meski tak lama tak lagi senang Mereka semua indah dari warnanya Pun manis dari madunya Hinggap sang kumbang di satu bunga Tak biasa kini tampak agak lama menenggak manisnya madu dari jantung sang bunga Madu yang sama dengan lainnya Manis yang serupa dengan lainnya Tapi entah sang kumbang tak kembali terbang Pagi kembali keesokan hari Sang kumbang seperti biasa datang lagi Masih terdengar dengungan di antara jajaran bunga Namun beda dari yang sudah Sang kumbang mantap menuju sang bunga Bunga yang sama dengan kemarin Sepertinya dia sudah menemukan madunya..

Konvensional Bin Syariah: Perbankan di UK

Konvensional Bin Syariah: Perbankan di UK Judul tulisannya sedikit provokatif, namun memang inilah yang saya alami saat ini pada saat kuliah di UK. Sebenarnya waktu dulu kuliah di Jepang, saya menggunakan akun bank lokal yang sama sistemnya dengan di UK yaitu konvensional bin syariah. Kenapa saya sebut konvensional bin syariah? Sebelum menjawab pertanyaan ini mari kita lihat dulu system perbankan di Indonesia terutama yang konvensional dan terus terang saya hanya punya akun bank yang bukan syariah. Di akun ini terdapat biaya administrasi bulanan untuk rekening dan administrasi kartu yang kalau di jumlah totalnya Rp13.000. Terdapat buku tabungan yang kalau kita ganti buku kena biaya Rp10.000. Terdapat biaya transfer antar bank sejumlah Rp6.500. Kalau mau menggunakan layanan SMS banking kena charge sebesar biaya SMS antar operator (biasanya Rp500) per SMS. Ngambil uang sendiri di ATM yang berbeda banknya kena biaya. Kalau mau layanan e-banking, kita selaku nasabah kudu dafta...

The Lonely Statue

Gambar
Come and visit Odaiba! Along the trip by taking Yurikamome line, you will see an artificial beach with unbelievable beauty. To get to the beach, just get off in Daiba station and feel the sensation of modernized life and its chemistry with natural scenery.  ' Liberty statue' of Odaiba There is a unique statue stands tall there and it looks like the liberty statue in New York. Fenced by green trees in the border of the sea, it’s truly an attracting icon for tourists to keep their memorable moment by taking pictures with this statue. However, I look at this statue as a lonely one. There’s a peaceful sea ahead with a strong lovely Rainbow bridge across it, couples hold hands with cheerful faces, children run and laugh happily, group of people talk and smile to each other, but this statue….? It can only stand there days and nights, sunny and rainy, windy or dried, with no expression, and can’t ever feel the happiness surround it.   And the more annoying thing is, it must...

ARTHUR CHRISTMAST

Pagi ini sebenarnya sudah janji akan lari pagi dengan istri, mumpung libur. Sudah kebayang tuh segarnya udara pagi, tanpa buru-buru dan grusa-grusu ke kantor atau nganterin anak sekolah. Sedapnya indomie rebus atau harumnya bumbu kacang ketoprak langganan juga sudah tercium, sebagai tempat finish olahraga pagi hahaha. . Rencana tinggal rencana, pas adzan subuh hujan turun dengan lebatnya. Kegiatan apa lagi yang menyenangkan selain kembali bergelung di bawah selimut?. Alhasil, mata pun kembali terpejam dengan nikmatnya, sampai kemudian panggilan alam mengharuskan diri ini keluar kamar. . Di luar kamar, ternyata si sulung sudah asyik nonton televisi. Awalnya saya pikir dia nonton serial yang biasa dia tonton, tapi ternyata bukan. Entah kenapa saya akhirnya tertarik bergabung di sofa, ikutan nonton. Film itu ternyata bertema natal, oops udah Desember ya ternyata, yang menceritakan tentang bagaimana seorang Santa Klaus membagikan hadiah natal kepada anak kecil di seluruh dunia. D...

Dreaming Alive

Gambar
I sit by the lake, watching Glimmering sun rays setting Across the woods While winds are dancing Above the sparkling water Darkness and light collide And I can feel and taste the rain Before it falls at dawn Beneath the sky It is all slow and calm It is all quiet and serene Wishing it would never ends Dreaming while awake, feeling alive I sit in my cubicle Notes are stacking Keyboards are clicking Telephones are ringing People are talking Figures are moving Speakers are sounding Screens are flickering It is all of the hushes and the rushes It is all on the dense and tenses I said to myself, “This is unreal” Like a bad dream, while I am awake So what is real? What is unreal? How could in the mysteries of nights, I feel more alive? Have we all been living, afterall?