Postingan

It's the mapping of my mind ...

‘Mind Map’ atau pemetaan pikiran, umumnya dibuat dengan berbagai cara kreatif (biasanya menggunakan cabang-cabang) sebagai deskripsi konsep kerja pikiran dan koneksinya di dalam otak.   Karena saya tidak terlahir di era digital, sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai ‘digital-native’, lalu mencoba bertanya kepada admin untuk bantu mengatasi ke-gaptek-an dalam hal unggah2 gambar, namun belum juga ada respon, maka pikiran yang sudah saya petakan sedemikian rupa, saya sederhanakan …   ‘Past events’  >>> S + V2 + O In fact,         >>> S + have/has + been + Ving + O   ‘Present’       >>> S + V1 + O In fact,         >>> I + wish + I could … The examples of the sentences: He grabbed my heart >>> He has been grabbing my heart I let him go >>> I wish I could let him go  HOW DO YOU MAP ...

Atasan dan Bawahan

Ntah Aku bingung Ntah Ntah apa jarak yang merentangi kita Dalam banyak kesempatan Kau berjalan dengan pikiran yang tertumpuk lama Rahim dari pengalaman Sari dari peradaban Sedang aku Anak zaman yang lain pula Rahim dari ketidaktahuan baru  Sebab berkah dan masalah bagimu Atasan Apa kau sedang memperhatikan dari menaramu Apa kau sedang mengamati dan menyusun strategi di sana Untuk membangun jembatan ketidaktahuan ini Bawahan Apa yang sedang kau lihat Kepalamu lelah mendongak ke atas sana Menunggu cucuran kebijaksanaan? Atasan dan bawahan Mengapa kau masih bersarang di zaman modern ini Mengapa kau tak ikut pergi bersama perkakas masa lalu Mengapa kau masih ada sebagai jarak yang menghalangi kami Sedang aku Masih mencari padanan yang setara Antar manusia dan manusia Di zaman modern ini Atasan dan bawahan Jangan kau renggut keakraban kami Pergilah jauh Teriaki dan umumkan bahwa dirimu adalah residu waktu dulu Kami, diri kami ini Akan sudah punya pengganti Istilah alternatif yang mendek...

LELAKI INI DAN PEREMPUAN ITU DAN DUA HATI YANG TAK LAGI SATU

Perempuan itu menuliskan hidupnya. Tintanya air mata, jeluangnya serpihan hati. Merangkai diksi dengan hati-hati. Penuh arti namun tetap tersembunyi. Perempuan itu tahu, tak mungkin bebas dari terungku. Tidak saat ini, disaat masih memperjuangkan buah hati. Entah nanti, meski dia tahu mungkin itu artinya mati. Perempuan itu lelah. Perjalanan melelahkan ini tak pernah terangan-angan olehnya. Namun semua  sudah tertulis, tiada daya kecuali berprasangka baik bahwa inilah yang terbaik. Perempuan itu juga sadar, dirinya tangguh, harus begitu. Tak boleh luluh. Tidak saat ini, saat cita-cita hampir diraih. *** Di sudut lain kota, hanya berjarak sekian depa, lelaki ini terlucuti. Membaca cerita yang penuh drama. Seolah tak nyata namun penuh fakta. Ada tawa di sana, banyak juga air mata. Bagai piala, berpindah-pindah di tangan sang jawara. Lelaki ini terkadang bahagia, dirinya bukan satu-satunya. Tapi kisah-kisah itu memaksa untuk percaya bahwa dia-lah penyebab semua malapetaka. *** "Kamu ...

Sorganya Sederhana

Suatu senja,, Binar Cahaya anak nomor lima tergopoh cerita, tentang sorga, yang didengar dari ustadzah di madrasah samping rumah sorga itu katanya negeri di mana terjawab damba tanpa tunda terkabul pinta  tanpa jeda maka katanya, kelak di sana dia minta  hape saja, biar segala waktu bisa nonton nastya dan ayahnya tanpa tunda tanpa jeda #menjaga cahaya #binar

[TUNA] RENJANA

  Aku bersiap menguatkan hati …     Diantara berbagai tugas yang mau tidak mau harus dikuti serta setumpuk kegiatan yang aku cari-cari, lelah sekali rasanya membagi ruang untuk berpura-pura menyembunyikan perasaanku yang sesungguhnya … ‘rasa tidak nyaman’, tapi aku tidak punya pilihan selain harus tetap bersikap ‘manis’ agar semua terlihat wajar …   “Kamu berdo’a untuk aku ya, transaksi ini bukan main-main, do’a seorang istri itu sangat mustajab untuk kesuksesan suaminya …”    Aku mengangguk, lalu bersegera menyambar gelas di depanku, menikmati air dingin yang mengalir di tenggorokanku, menghindar bertatap mata …   Laki-laki itu menghisap rokoknya dalam,  Guratan usia sudah terlihat jelas di wajahnya yang tampan …  Penampilannya kali ini terlihat sedikit berbeda,    “Lawan bisnisku ini owner sebuah perusahaan di UAE, kamu tolong siapkan baju yang cocok, pertemuannya di hotel bukan di kantor, jadi jangan terlalu formal juga …” (permi...

PowerPoint: How Powerful are You?

Senin, Pukul 10.30     Dismissed!   Kelas dengan total kredit 3 sks di pertemuan kedua semester ini berakhir dengan pesan-pesan singkat, mengingatkan mahasiswa untuk membaca modul, memahami, membuat resume untuk didiskusikan di pertemuan selanjutnya.   ‘English for Effective Presentation’   merupakan salah satu subjek yang saya ajarkan setiap tahun sejak 2013.    Dan biasanya program presentasi yang dijadikan contoh pembahasan utama adalah ‘PowerPoint’ karena program ini terbilang lebih aplikatif dan banyak digunakan dibandingkan beberapa program serupa seperti Prezi, Google Slides, Keynote, Powtoon dan lain-lain.   Program yang dibuat oleh Gaskins & Austin dan dirilis pertama kali di tahun 1990-an ini sepertinya menjadi salah satu pilihan utama para praktisi ketika ingin menyajikan materi mereka dalam berbagai kegiatan.     PowerPoint >>> … when the presenter has ‘the power’ to convey the message through ‘points’ ...

Mohon Izin

Pada suatu rapat yang membahas berbagai macam persoalan Aku berdiam diri di ruang virtual dengan rasa mual yang mulai tak tertahan Peserta rapat sedang dengar pendapat Solusi dari masalah ini belum kalian dapat? pimpinan rapat bertanya Para peserta rapat diam saja Melirik waktu, mengeluh, kapan ini kan berlalu?  Pimpinan rapat sedikit mengumpat “Kalian Generasi Milenial harusnya lebih kreatif, inovatif, inisiatif, proaktif, produktif, asertif, aktif, komunikatif, solutif, kolaboratif dong!" Diriku ini Generasi Z, bukan aku yang dimaksud pimpinan rapat Zzzzzzzz Aku tertidur, sejenak kabur dalam nyenyak Dalam mimpiku, pimpinan rapat melayangkan teguran tegas, "Si Kemput hadir?" Sontak kuterbangun dan siaga menyambut, "Mohon izin menyambungkan kembali Pak, tadi terputus"