Postingan

Jam Kentang

Jam Kentang #kisah ini adalah lanjutan dari artikel di bukannotadinas.com berjudul Wir gehen zusammen ein Kaufen dan Sebuah Sesi --------- Meyr membuka tasnya dan segera menemukan kartu nama Meryam Taqiyya, CFC Financial Consultant +62 812 111 2355 Diberikannya kartu itu kepada Ray sambil tersenyum. "Ray, please keep it for yourself." Meyr berguyon tapi Ray tidak paham. Ray diam diam jadi merasa tersanjung. Meyr sudah pasti menarik hatinya, walaupun ia sudah punya Ara. Dipandangnya gadis semi bule itu hampir tanpa kedip. Meyr tidak peduli. ia pun berlalu agak cepat. Meyr ingin segera menemui ayah dan membalas ledekannya. Di lift ia bertemu Ibu Direktur. Ia sudah cukup akrab dengan Ibu Direktur karena kantornya sudah beberapa kali menjadi konsultan pasar keuangan di sana. Ibu terlihat menawan dengan batik  kuningnya. Rambutnya di-blow seperti biasa, tidak lupa hairspray agar tak terlihat berantakan. "Hay, Meyr.." "Oh. Halo Ibu..good ...

Aura Naura

Kejadian ini berawal dari adanya info mengenai pentas dari seorang artis cilik bernama Naura di sebuah pusat perbelanjaan pertama dan terpadat di sebuah kota di ujung planet bumi, Bekasi. Saya sebagai seorang ayah dan orang tua dibuat terkejut ketika si dd ini sudah meminta agar di- reminding  pada tanggal 16 April 2017 pada pukul 16.00 WIB. Spontan kami sekeluarga mempersiapkan agar jadwal pentas itu tidak terlewatkan. Ini terjadi seminggu sebelum tanggal pentas Naura, dd sudah mengingatkan ke kami. “Umi, nanti dd mau nonton ya, karena jarang-jarang Naura pentas di Bekasi. Tapi siapa nanti yang temani dd?” tanyanya kepada umi. Umi menjawab dengan santai, “Tenang dd, kan ada abi, nanti kita bisa berangkat sebelum jam 15.00 jadi bisa hadir 1 jam sebelum pentas”. “Ok umi, tapi jangan lupa ya, nanti saling mengingatkan.” Kemudian saya menjawab,  “Ok dd, nanti kita berangkat sama-sama ya, kk mau ikut jalan juga?” “Ih apaan sih abi, kan kk sudah SMP, gak suka nonton pentasnya ...

Sebuah fiksi : Merajut Mimpi

Buah salak yang telah siap dipanen, terlihat ranum pada setiap batang pohon di desa Sibetan, Bali. Daerah ini memang terkenal sebagai daerah penghasil salak berkualitas terbaik di Indonesia. Udaranya sejuk dan sebagian besar daerahnya berada di dataran tinggi. Sangat pas bagi pohon salak untuk dapat tumbuh maksimal.  Buah salak yang dihasilkan sangat manis dengan daging buah yang tebal dan biji yang kecil. Perkebunan salak penduduk terhampar di sepanjang jalan desa ini, membawa keberkahan tersendiri bagi warga sekitarnya. Sore itu, Gek sedang tekun memilih buah salak yang matang, dan memetik dari tangkainya. "Siki, kalih, tiga, papat, lima, nenem......" Mulutnya sibuk menghitung buah salak yang telah dipetik, lalu menyusunnya dengan rapi dalam satu keranjang anyam. "Gek....sudah panenkah salak.....wah...asiiik....." suara Genta mengagetkannya, belum hilang keterkejutannya, Genta mengambil salak dari keranjang di samping Gek. "Dadi min...

Kisah Iteung, Episode Eau de Toilette

Sore ini Iteung maksain aerobic di rumah diiringi lagu dangdut Terajana. Kebayangkan aerobic model apa yang dilakoni Iteung. Cuma nggak perlu dibayangin takutnya mual nanti. Asyiknya memang nggak tanggung-tanggung nih aerobic diiringi lagu dangdut. Serasa rumah lagi digoyang gempa dengan kekuatan 10 derajat Celsius. Ow ow salah ya. Maklum waktu sekolah Iteung selalu bolos pas pelajaran Geografi, jadinya buta hitung-hitungan gempa bumi. “Terajana..terajana lagunya lagu India .”   Lagunya bikin Iteung tambah lincah bergoyang sampai abis meja dan lemari ketendang-tendang kaki Iteung. Lagu yang luar biasa buat mengiringi aerobic sore ini. Sayangnya kurang pohon nangka aja buat dipeluk-peluk. “Ayo kang, ikutan!” Iteung teriak ngajak si Akang bergoyang. Si akang nggak nyahut dari kamarnya. Udah seharian ini dia asyik di kamar nonton film si Arnold Selau Segar yang judulnya Terminal apa gitu, Mungkin Terminal Pulogadung. Iteung nengok sebentar ke kamar, eh kenapa itu si Ak...

Sekolah Tanpa Sekolah

Gambar
tampilan iBooks (foto pribadi) Sewaktu memutuskan untuk membeli iPad pertama tahun 2011 lalu, pikiranku sederhana. Aku hanya ingin bisa melakukan banyak hal seperti yang diiklankan: menulis, menggambar, menyelesaikan pekerjaan kantor, mengirim pesan, mendengarkan musik, melihat film, dan terutama … belajar tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Ketika sistem operasi iOS masih merupakan sesuatu yang ‘eksotis’ bila dibandingkan dengan Windows, maka beberapa fitur yang diperkenalkan Apple hanya bisa dimengerti dengan menggunakannya sendiri. Itulah satu-satunya alasanku membuka aplikasi kartu kredit, dan menutupnya kembali sewaktu cicilan iPad-ku lunas. Beberapa istilah yang membuatku penasaran itu antara lain: podcast, iTunes, iBooks, dan … iTunes U . Ironisnya, istilah podcast pertama kali kutemukan karena menggunakan ponsel Nokia, bukan iPhone. Sampai sekarang pun, aku adalah penggemar setia Nokia … bahkan meski ia sudah bangkrut. Aku benar-benar percaya dengan kata-kata p...

Sebuah Sesi

A Session --------------- Cerita ini adalah sambungan dari kisah Meyr sebelumnya di blog bukannotadinas.com berjudul "Wir gehen zusammen ein Kaufen" ---------------- "Tentukan dulu berapa yield yang kamu mau, lalu cut off all bids over that limit. So you manage your own estimate. Thats why we call it owners estimate. After that, check your spread. Spread is the difference between highest yield and the average yield. You could say, its the gap between the outlier with the common yield. We usually cut off any bids point that offers too much spread." "How much is too much?" "Its about two digits." But dont forget that you also have another limit. One is regulation. For example, you want a tranche hanya dimenangkan 3 trillion. So even though you have a great quality bid offer, still you have to take only on that amount. "Ya.. " Meyr nampak anggun sekali dalam keseriusannya. Ia masih seperti meyr yang dulu, cantik dan ce...

Kisah Iteung, Episode Candle Light Dinner

Persiapan Si Akang ngajakin Iteung dinner nih. Ih, serasa melayang perasaan Iteung seperti layang-layang menari di angkasa. "Sekali-kali kita adain candle light dinner, biar romantis." kata si Akang sambil senyam senyum penuh makna. Sepertinya si Akang kesamber gledek deh. Nggak ada hujan atau angin ribut tiba-tiba ngajakin Iteung candle light dinner. Atau lagi dapat undian berhadiah panci. Apapun alasannya nggak penting. Yang penting Iteung bisa makan enak. Jarang-jarang Iteung dapat jackpot. Kebayang steak wagyu saus barbeque dan minuman segar. Pokoknya Iteung mau pesan makanan paling mahal. Jarang-jarang si Akang mau ngemodal, apalagi ngajakin candle light dinner. Karena istimewa, sebelum pergi dinner, Iteung dandan dulu biar bisa nyaingin Jenifer Aniston, idola si Akang. Iteung harus nunjukin juga kelas Iteung sebagai sosialita papan gilesan. Iteung aduk-aduk isi lemari nyari baju paling pas buat candle light dinner. Akhirnya Iteung nemu baju yang pas. Baju ya...