Langsung ke konten utama

Mimpi Yang Tak Sempurna

Sejumput mimpi tercecer di akhir lelap

Saat telinga tergagap gawai memekak

Terduduk dalam gelap, kupaksa kantuk mendekat

punguti mimpi yang terserak

Ada kamu di situ

Ada aku tentu

lalu gelap

Terkilas stasiun yang dingin

dengan roda-roda besi yang bisu dalam hening

Ada kamu di situ

Ada aku tentu

bayangan hitam memekat

Dahulu kita tidak berjarak

meskipun kita tidak selalu dekat

Dahulu kita tidak berjarak

walaupun badan tersekat-sekat

hati sudah terikat

Ada kamu di situ

Ada aku tentu

bibirmu mengukir kata

mataku menatap hampa

sia-sia

karena tak juga kutemukan makna

dari mimpi yang tak sempurna



Jakarta, 01102018

Komentar

  1. Mimpi bisa apa saja, yang membuatnya terlihat 'cacat' adalah karena kita membawanya pada kenyataan dan aturan yang ada.. :D

    BalasHapus
  2. hmm..bener juga Mas, Makasih komennya

    BalasHapus
  3. emang ada yaah mimpi yang sempurna...???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba tanya sama peterpan Mas hi3..

      Hapus
    2. saya malah berfikir mau ganti judul jadi "mimpi yang tak sudah"

      Hapus
    3. bukan mimpi yang terlarang bang? :D

      Hapus
    4. mimpi mah bebas, cinta terlarang yang gak bebas :D

      Hapus
  4. Mimpilah yang sempurna pak, karena kenyataan tak pernah sempurna, hehe

    BalasHapus
  5. untung Mimppi yang tak sempurna, bukan mimpi yang lain... .*halah

    BalasHapus
  6. Apakah ini tentang orang itu????? atau yang satunya? atau malah yang satunya lagi?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasi Goreng Buatan Ibu

Bawang merah dan bawang putih itu kini telah menjadi irisan kecil, kemudian tinggal kutambahkan beberapa buah cabai rawit dan cabai merah keriting ke dalam blender.  Trus apa lagi ya  pikirku, ponsel yang sedari tadi ada di meja dapur menjadi sasaran keingintahuanku. Melihat macam-macam resep nasi goreng yang ada di menu masakan milik "Mbah Google" sepertinya ini sama saja seperti bumbu-bumbu yang biasa kubuat ketika bikin nasi goreng. Kemiri, sedikit terasi...yah boleh juga buat variasi, supaya rasanya agak beda sedikit dari yang biasa kuracik. Bumbu sudah semua masuk, tinggal memasukkan blender ke dalam mesin pemutar. Seperti biasa, setiap Hari Sabtu dan Minggu pagi, menu ini seolah sudah menjadi menu wajib buat Raihan, anak bungsuku. Selepas dia bangun tidur, ketika kutawarkan, 'Raihan, mau makan apa? Nasi goreng mau enggak?" Dia pasti menjawab dengan cepatnya  "Mauuu..." Entah kenapa, padahal menurutku, rasa nasi goreng bikinanku biasa ...

Serigala Berbulu Damba

Aku tidak rindu, mungkin . Dasar ingatan licik, malah menyamar menjadi damba. Sensasi gila reseptor Pacini meromantisasi kelenyapan. Endorfin, dopamin, atau cuma kebiasaan? Hatiku paham, otakku belum. Afeksinya masih mengorbit. Kamu minta kembali. Aku tidak. Lucu juga.. Tubuhku dengan sadar mengkhianati keputusan. Mengabadikan yang telah usai. Tapi bukan kamu, mungkin . Karena ini pilihan.

SUDUT PANDANG

You never really understand a person until you consider things from his point of view... until you climb inside of his skin and walk around in it (Harper Lee, to kill a mockingbird)  Ketika berat badan saya menyentuh angka 74kg, hasil cek kesehatan merekomendasikan bahwa saya kelebihan berat badan dan harus menguranginya minimal sebanyak 4kg. Ketika hasil tersebut saya mintakan pendapat ke seorang dokter, dokter tersebut sambil tertawa berkomentar "ah kalau cuma kelebihan 4kg diubah jadi otot aja Pak, gak perlu panik." Ketika akhirnya saya mencoba olahraga lari dan mendapati bahwa saya berhasil mengurangi berat badan bahkan sampai 7kg, teman-teman ada yang berpendapat saya terlalu kurus dan menanyakan kalau-kalau saya sedang sakit, padahal saya merasa sangat sehat dengan kondisi tersebut. Ketika ada sebagian teman yang bertanya tentang badan saya yang terlihat kurus, terus terang saya agak kepikiran dan mulai introspeksi dengan aktivitas yang sedang saya geluti....