Langsung ke konten utama

Naik Kreta Juga Butuh Rex*na

Another rules you probably need to know when you're riding KAI Commuter Line :

1. Jangan main HP mulu dan lupa sama dinamika dunia.
Jadi ya Mas, Mbak, selama naik kreta itu turbulence nya banyak, kalo kamu main hp mulu, ga pegangan, trus nyenggol2 sekitarmu tanpa kontrol, jadi sangat mengganggu. Bukan sexis ya, tapi kebanyakan mbak2 ni. Yg nyenggol2 orang seenaknya giliran kesenggol dikiiit langsung mecucu. Kan kamu yg lucu jadi ga lucu lagi .... :3

2. Jangan memaksakan pegangan pada tiang atau tali pegangan (apasik namanya) yang unreachable.
Selama kamu nyata2 belum teken kontrak exclusive dan jadi brand ambassadornya Rex*na Deo Lotion ala Ayu TungTing, atau seenggaknya belum jadi bala jaer, jangan terlalu optimis ketekmu wangi, kering dan aman dari jangkauan anak-anak. Gaes ... Plis ...

3. Jangan buru2 menyerbu kreta yang baru dateng.
Ok ok yg ini udah ada tanda larangannya. Tapi plis gaes, apa susahnya si nunggu sebentar dan mempersilakan penumpang turun terlebih dahulu? Ga ampe dorong2 Bapak Ibu yang sampun sepuh juga dong. Itu cuma kursi kreta, bukan kursi jabatan Gubernur Jakarta. Ga usah segitu napsunya. Halah.
Tapi seriously, kalau emang rejeki gak akan kemana. Tapi kalopun emang bukan rejeki, behaving a little bit nicer won't hurt anybody dan mungkin malah jadi berkah tersendiri.

Sekian ... Dan terima ... aku ... apa adanya. Halah.

Komentar

  1. untuk jaga2 kalau ada yg gak pakai Rex*na lagi, harus bawa kapas sendiri mas... #buatnutupidung :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Applicable si Pak Jo. Tapi kok bayanginnya ngeri :'D

      Hapus
  2. Balasan
    1. Makasih Kaka Nana. Semoga terhibur .... :D

      Hapus
    2. Makasih Kaka Nana. Semoga terhibur .... :D

      Hapus
  3. Pakai tawas juga lumayan Mas, harganya terjangkau, bahannya alami, dan tidak merusak pakaian ... he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Noted!
      Lengkap banget infonya Mbak. Hihihi

      Hapus
    2. Noted!
      Lengkap banget infonya Mbak. Hihihi

      Hapus
  4. ini yg gue suka dari makhluk bernama Banu, klo cerita bahasanya asyik, rada gaul gitu!
    Lain kali klo naik kereta pilih posisi sudut gerbong Nu #JelasGakSih?!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasi Goreng Buatan Ibu

Bawang merah dan bawang putih itu kini telah menjadi irisan kecil, kemudian tinggal kutambahkan beberapa buah cabai rawit dan cabai merah keriting ke dalam blender.  Trus apa lagi ya  pikirku, ponsel yang sedari tadi ada di meja dapur menjadi sasaran keingintahuanku. Melihat macam-macam resep nasi goreng yang ada di menu masakan milik "Mbah Google" sepertinya ini sama saja seperti bumbu-bumbu yang biasa kubuat ketika bikin nasi goreng. Kemiri, sedikit terasi...yah boleh juga buat variasi, supaya rasanya agak beda sedikit dari yang biasa kuracik. Bumbu sudah semua masuk, tinggal memasukkan blender ke dalam mesin pemutar. Seperti biasa, setiap Hari Sabtu dan Minggu pagi, menu ini seolah sudah menjadi menu wajib buat Raihan, anak bungsuku. Selepas dia bangun tidur, ketika kutawarkan, 'Raihan, mau makan apa? Nasi goreng mau enggak?" Dia pasti menjawab dengan cepatnya  "Mauuu..." Entah kenapa, padahal menurutku, rasa nasi goreng bikinanku biasa ...

SUDUT PANDANG

You never really understand a person until you consider things from his point of view... until you climb inside of his skin and walk around in it (Harper Lee, to kill a mockingbird)  Ketika berat badan saya menyentuh angka 74kg, hasil cek kesehatan merekomendasikan bahwa saya kelebihan berat badan dan harus menguranginya minimal sebanyak 4kg. Ketika hasil tersebut saya mintakan pendapat ke seorang dokter, dokter tersebut sambil tertawa berkomentar "ah kalau cuma kelebihan 4kg diubah jadi otot aja Pak, gak perlu panik." Ketika akhirnya saya mencoba olahraga lari dan mendapati bahwa saya berhasil mengurangi berat badan bahkan sampai 7kg, teman-teman ada yang berpendapat saya terlalu kurus dan menanyakan kalau-kalau saya sedang sakit, padahal saya merasa sangat sehat dengan kondisi tersebut. Ketika ada sebagian teman yang bertanya tentang badan saya yang terlihat kurus, terus terang saya agak kepikiran dan mulai introspeksi dengan aktivitas yang sedang saya geluti....

Siapa Sih Ini

  by Ash Beige Baby Lo pernah ngga sih, ngerasa lo jadi orang yang beda di setiap tempat? Kayak… di satu circle lo jadi versi yang ini, di tempat lain lo jadi versi yang lain lagi, dan anehnya… semuanya terasa “lo” tapi, bukan juga Gue ngalamin itu setahun terakhir. Dan jujur, capek banget. Karena setiap hari gue harus “jadi sesuatu”, Sampai di satu titik gue mulai nanya ke diri gue sendiri: Gue ini sebenarnya apa? ..atau siapa, sih? Am I even… real? Rasanya kaya gue terlalu bisa menyesuaikan diri  sampai akhirnya kehilangan bentuk asli  Terus di tengah kekacauan itu, gue ketemu satu “tempat”. Atau mungkin… satu orang  Yang bikin gue ngerasa, “oh… ini gue.” Ngga perlu adjust  dan mikir harus jadi siapa. Ngga perlu takut di judge juga Dan jujur  rasanya kayak nemu pulau yang nyaman ditengah badai lautan Padahal tujuan gue dermaga dan daratan pulau Jawa Sementara itu pulau berkeliaran serial killer  Tahu bagian paling bahayanya? Waktu lo lagi lost banget...