Langsung ke konten utama

Ini Judulnya Lupa


Tak banyak yang kukenang,
Itupun remang-remang,
Tak lengkap, sepotong-sepotong,
Aku lupa apa dulu kamu bilang iya,
Tak ingat pula apa aku pernah meminta,
Hanya sentuhan biasa,
Lalu terbakar birahi membara,
Lalu lagi,
Terus lagi,
Terkadang mau akhiri, tapi ingin lagi,
Tak bisa berhenti.
Ingat tapi tak lengkap,
Kutemukan sepotong tercecer sepotong,
Kurangkai ingatan, buyar terjaga,
Aku cuma ingat memberimu mantera,
Jangan minum dari cangkir yang sama,
Nanti kamu tak bisa lupa,
Kamu tak percaya,
Lalu kuberi lagi mantera,
Jangan cium aku pakai rasa,
Nanti namaku tak bisa hilang dari darah,
Kamu cuma tertawa,
Aku lupa ada berapa mantera,
Seingatku tiga,
Kamu bilang lima,
Ingin kutarik, tak ingat caranya,
Salahku tak menuliskannya,
Salahmu juga tak mengingatkannya,
Jadilah kita melayang-layang,
Terjebak kenangan dimana-mana,
Ingin lupa tapi tak bisa,
Ingin ingat tapi harus lupa,
Sebentar kucoba,
Siapa tau ada mantera tersisa,
Kututup mata, merapal mantera,
Satu....dua....tiga,
LUPA LUPA LUPA LUPA LUPA,
Wussss….
Ajaib,
Bayangmu ada dimana-mana,
Kulihat lagi apa yang salah,
Owalah, harus kebalikannya,
Baiklah,
Kupejam lagi mata, satu... dua... tiga,
INGAT INGAT INGAT INGAT INGAT,
Wusssss…
"Loh, kok masih ada?"
"Astagaaaa..!!", aku salah,
Harusnya baca APUL APUL APUL APUL APUL,
Mana mantera sekali baca,
Ya sudahlah,
Silahkan ada dimana-mana,
Asalkan bisa saling menjaga,
Tanpa harus selalu bersama.

Jakarta, 14012020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasi Goreng Buatan Ibu

Bawang merah dan bawang putih itu kini telah menjadi irisan kecil, kemudian tinggal kutambahkan beberapa buah cabai rawit dan cabai merah keriting ke dalam blender.  Trus apa lagi ya  pikirku, ponsel yang sedari tadi ada di meja dapur menjadi sasaran keingintahuanku. Melihat macam-macam resep nasi goreng yang ada di menu masakan milik "Mbah Google" sepertinya ini sama saja seperti bumbu-bumbu yang biasa kubuat ketika bikin nasi goreng. Kemiri, sedikit terasi...yah boleh juga buat variasi, supaya rasanya agak beda sedikit dari yang biasa kuracik. Bumbu sudah semua masuk, tinggal memasukkan blender ke dalam mesin pemutar. Seperti biasa, setiap Hari Sabtu dan Minggu pagi, menu ini seolah sudah menjadi menu wajib buat Raihan, anak bungsuku. Selepas dia bangun tidur, ketika kutawarkan, 'Raihan, mau makan apa? Nasi goreng mau enggak?" Dia pasti menjawab dengan cepatnya  "Mauuu..." Entah kenapa, padahal menurutku, rasa nasi goreng bikinanku biasa ...

SUDUT PANDANG

You never really understand a person until you consider things from his point of view... until you climb inside of his skin and walk around in it (Harper Lee, to kill a mockingbird)  Ketika berat badan saya menyentuh angka 74kg, hasil cek kesehatan merekomendasikan bahwa saya kelebihan berat badan dan harus menguranginya minimal sebanyak 4kg. Ketika hasil tersebut saya mintakan pendapat ke seorang dokter, dokter tersebut sambil tertawa berkomentar "ah kalau cuma kelebihan 4kg diubah jadi otot aja Pak, gak perlu panik." Ketika akhirnya saya mencoba olahraga lari dan mendapati bahwa saya berhasil mengurangi berat badan bahkan sampai 7kg, teman-teman ada yang berpendapat saya terlalu kurus dan menanyakan kalau-kalau saya sedang sakit, padahal saya merasa sangat sehat dengan kondisi tersebut. Ketika ada sebagian teman yang bertanya tentang badan saya yang terlihat kurus, terus terang saya agak kepikiran dan mulai introspeksi dengan aktivitas yang sedang saya geluti....

Serigala Berbulu Damba

Aku tidak rindu, mungkin . Dasar ingatan licik, malah menyamar menjadi damba. Sensasi gila reseptor Pacini meromantisasi kelenyapan. Endorfin, dopamin, atau cuma kebiasaan? Hatiku paham, otakku belum. Afeksinya masih mengorbit. Kamu minta kembali. Aku tidak. Lucu juga.. Tubuhku dengan sadar mengkhianati keputusan. Mengabadikan yang telah usai. Tapi bukan kamu, mungkin . Karena ini pilihan.